alexametrics

Menilik Kampung Pecinan Glodok Jelang Perayaan Imlek

3 Februari 2019, 14:28:42 WIB

JawaPos.com – Berkunjung ke Kampung Pecinan Glodok, Jakarta Barat, seperti sedang berada di sebuah kota di Tiongkok. Nuansa merah meriah menghiasi sepanjang Jalan Raya Pancoran, Glodok menuju ke Vihara Dharma Bakti.

Sebuah perkampungan yang sudah ada sejak abad ke-16 Masehi itu, tampak sedang sibuk merayakan Hari Raya Imlek 2570 yang akan jatuh pada Selasa, 5 Februari.

Tak hanya pemandangan warga keturunan Tiongkok yang sedang membeli pernak-pernik Tahun Baru China, warga Pecinan Glodok pun tengah khusyuk beribadah di Vihara Bhakti Dharma. Sebuah Vihara bersejarah bagi warga keturunan etnis Tionghoa di Kampung Pecinan Glodok.

Menilik Kampung Pecinan Glodok Jelang Perayaan Imlek
Persiapan Vihara Dharma Bhakti jelang imlek (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)

Mereka tak melewatkan Hari Raya Imlek tahun ini dengan memanjatkan doa kepada dewa-dewa. Di samping itu, ada pula umat beragama Budha yang sibuk membersihkan patung. Selain untuk menyambut hari Raya Imlek, mereka percaya akan mendapat peruntungan diberkati oleh dewa-dewa.

Tokoh adat sekaligus pendiri Vihara Dharma Bhakti Tirto Hubaya Wiguno mengaku, hingga kini tradisi menjelang perayaan Imlek di Kampung Pecinan Glodok, Kota Tua, Jakarta Barat masih bertahan.

Warga Kampung Pecinan Glodok senantiasa merayakan Imlek dengan cara memanjatkan doa. Pembersihan patung-patung dewa hingga menyalakan lilin besar dilakukan di Vihara Dharma Bhakti.

Menurut pria berusia 90 tahun itu, satu bulan jelang perayaan Imlek berlangsung, pengelola vihara sudah menyiapkan segala sesuatu untuk menerima kedatangan tamu dari berbagai daerah. Salah satunya, penyucian patung-patung dan menyediakan hio dengan jumlah banyak.

“Menjelang Imlek kali ini persiapan harus semaksimal mungkin. Kami melakukan pengecatan, pembersihan, menyalakan lampion, pemugaran ornamen dan penyucian patung. Tujuannya agar ketika ada yang ingin ibadah, mereka bisa nyaman,” ungkapnya kepada JawaPos.com, Minggu (3/2).

Serupa disampaikan pengurus Vihara Dharma Bhakti, Zhaky Sundoro Aggie. Menurutnya, esensi dari perayaan Imlek tidak lain adalah memanjatkan doa untuk agar diberkati panjang umur dan dijauhkan dari segala bahaya.

Selain itu, perayaan Imlek sebagai momentum mempererat tali persaudaraan bukan saja warga keturunan Tiongkok, melainkan sesama manusia. Ia pun berharap, melalui Imlek kali ini kedamaian dan kerukunan sesama umat bisa terjaga.

“Sama halnya warga muslim merayakan Lebaran, Imlek pun begitu. Kerabat atau saudara jauh dari luar kota, pulang ke rumah orangtuanya dan saling berkunjung ke tetangga,” ujarnya.

Pantauan JawaPos.com di Kampung Pecinan Glodok, toko-toko penjual pernak-pernik Imlek, toko obat-obatan herbal hingga makanan khas tradisional Tiongkok ramai dipadati pembeli. Umumnya mereka membeli kebutuhan untuk kebutuhan saat Hari Raya Imlek Tiba.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Wildan Ibnu Walid

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Menilik Kampung Pecinan Glodok Jelang Perayaan Imlek