alexametrics

Kerja Sama BPJS Dihentikan, Rumah Sakit Mulai Urus Akreditasi

3 Januari 2019, 16:30:16 WIB

JawaPos.com – Sejumlah rumah sakit yang tidak lagi bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mulai melakukan persiapan untuk mendapatkan sertifikat akreditasi. Salah satu rumah sakit yakni Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Kustati Solo bahkan sudah menyiapkan kelengkapan untuk keperluan akreditasi.

Rencananya pada 15 Januari mendatang Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) akan melakukan survei simulasi ke RSUI Kustati Solo. “Ada banyak komponen yang akan disurvei, dan rencana bulan ini akan datang dari KARS untuk melakukan survei simulasi,” terang Kabag Sumber Daya Manusia (SDM) RSUI Kustati, Solo, Pujianto kepada JawaPos.com, Kamis (3/1).

Pujianto menambahkan, selama ini RSUI Kustati sudah mengantongi sertifikat akreditasi untuk tingkat madya. Pihaknya tetap berupaya agar secepatnya sertifikat akreditasi bisa didapatkan. Sehingga, RSUI Kustati bisa kembali menjalin kerja sama dengan BPJS untuk pelayanan pasien.

Mengingat, jumlah pasien yang menggunakan BPJS sangat banyak. Dari data rumah sakit, dalam sehari rata-rata ada 400 sampai dengan 500 pasien yang berobat menggunakan BPJS. “Kami belum bisa memastikan kapan sertifikat akreditasi bisa didapatkan, tapi kami berupaya secepatnya. Kalau nanti sertifikat akreditasi sudah didapatkan kami langsung melakukan kerja sama atau MoU lagi dengan BPJS,” imbuhnya.

Untuk akreditasi sendiri, Pujianto mengatakan, dilakukan setiap lima tahun sekali. Dan untuk tahun ini pihaknya juga sudah mengajukan akreditasi sejak Juni yang lalu. 

Sama halnya yang dilakukan oleh RS Amal Sehat, Sragen. Humas RS Amal Sehat, Tri Yoko menyampaikan, bahwa pihaknya tetap berupaya untuk secepatnya bisa mendapatkan sertifikat akreditasi.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (apl/JPC)



Close Ads
Kerja Sama BPJS Dihentikan, Rumah Sakit Mulai Urus Akreditasi