alexametrics

Reuni 212 di Monas, Jumlah Penumpang KRL Meningkat Drastis

2 Desember 2018, 13:07:33 WIB

JawaPos.com – Massa Reuni 212 memanfaatkan fasilitas trasnportasi umum untuk mengikuti acara. Salah satunya jasa Kereta Rel Listri (KRL) Jabodetabek. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mencatat ada peningkatan penumpang yang cukup drastis di beberapa stasiun.

VP Komunikasi Perusahaan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunisa mengatakan sejak pagi sejumlah stasiun KRL dipadati kelompok masyarakat yang hendak mengikuti kegiatan di Monas. Penambahan sejumlah personil petugas pelayanan, petugas kebersihan, pengamanan serta perangkat loket mobile membuat suasana stasiun kondusif.

Pihaknya mencatat jumlah pengguna yang naik turun di Stasiun Juanda sampai dengan pukul 10.00 WIB tercatat 40.170 penumpang atau meningkat sekitar 9 kali lipat dari jumlah biasanya yaitu 4.718 penumpang, sedangkan untuk stasiun Gondangdia tercatat 47.559 penumpang atau meningkat 15 kali lipat dari jumlah biasanya yaitu 3.229 penumpang.

“Sebagai antisipasi melonjaknya pengguna jasa pada siang dan sore hari, PT KCI juga menyiapkan rangkaian tambahan yang dapat dioperasikan sewaktu waktu sebagai rangkaian KRL tambahan,” kata Eva, sesuai keterangan yang diterima JawaPos.com, Minggu (2/12).

Demi kemudahan dan kenyamanan bersama, PT KCI juga mengajak para pengguna jasa untuk menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) dan Tiket Harian Berjaminan Pergi Pulang (THB PP). Dengan menggunakan THB PP, pengguna tidak perlu lagi mengantri untuk isi ulang relasi ketika akan kembali menggunakan KRL untuk perjalanan pulang.

“Apabila kondisi Stasiun Juanda dan Gondangdia telah sangat padat, kami menghimbau pengguna jasa untuk menggunakan stasiun alternatif yang letaknya berdekatan, antara lain Stasiun Sawah Besar dan Stasiun Cikini,” ucapnya.

Demi kenyamanan bersama, PT KCI menghimbau kepada para pengguna jasa untuk tetap tertib dalam menggunakan KRL dengan tidak membawa barang-barang yang dilarang. Selain itu, penumpang juga tidak diperbolehkan membawa barang melewati dimensi ukuran barang bawaan yang diizinkan seperti bambu dan sejenisnya.

Pihaknya mengajak penumpang untuk mengikuti seluruh aturan yang berlaku di KRL. Seperti tidak makan dan minum didalam KRL serta membuang sampah sembarangan, sampah tersebut dapat dibuang di tempat sampah Stasiun tujuan.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : (dik/JPC)


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Reuni 212 di Monas, Jumlah Penumpang KRL Meningkat Drastis