alexametrics
Reuni Akbar 212

Bersama Anak dan Istri, Aris Pulang ke Bogor Tunggu KRL Sepi

2 Desember 2018, 14:59:51 WIB

JawaPos.com – Usai rangkaian kegiatan Reuni 212 di Monas dan Masjid Istiqlal bubar, Stasiun Juanda,  Jakarta Pusat dipadati massa. Beberapa dari massa memutuskan menunggu di lorong stasiun sampai keadaan sepi.

Salah satunya Aris, 36. Warga Darmaga, Bogor itu sengaja menunggu keadaan stasiun sepi. Pasalnya Aris membawa serta istri dan kedua orang anaknya yang masih kecil untuk ikut dalam aksi Reuni 212.

“Nunggu agak sepi, kalau ke Bogor kan bisa kapan saja. Karena bawa anak-anak jadi biar enggak desak-desakan. Karena saya juga tidak tergesa-gesa juga,” kata Aris pada Jawapos.com di Stasiun Juanda, Minggu (2/12).

Bersama Anak dan Istri, Aris Pulang ke Bogor Tunggu KRL Sepi
Massa Reuni 212 menunggu KRL sepi di Stasiun Juanda (Gobang Mahardhika/JawaPos.com)

Aris sengaja datang dari Bogor dengan keluarganya untuk mengikuti rangkaian kegiatan Reuni 212. Aksi ini merupakan yang kedua kalinya ia ikuti. 

“Sampai tadi sekitar jam 9 pagi, agak tertahan di Manggarai tadi. Karena nunggu penumpang turun di Stasiun Juanda dan Gondangdia. Itu 10 menitan, lumayan lama sih biasanya lancar soalnya,” ujarnya.

Selain Aris, peserta lainnya Listianto, 27, juga akan menggunakan jasa Kereta Rel Listrik (KRL). Pria asal Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang itu sengaja menunggu kondisi stasiun sepi. “Dari BSD mas, tunggu sepi dulu deh kayaknya. Ini padatnya minta ampun, enggak sanggup saya. Kasihan juga anak dan istri saya. Pasti mereka sesak kalau naik sekarang,” ungkap Listianto.

Sebelumnya PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) telah meminta kepada para penumpang untuk mencari stasiun alternatif. Pasalnya kondisi di Stasiun Juanda dan Stasiun Gondangdia sudah padat oleh penumpang yang merupakan aksi massa Reuni 212.

VP Komunikasi Perusahaan PT KCI Eva Chairunisa mengatakan, saat ini kondisi di Stasiun Juanda dan Stasiun Gondangdia cukup padat. Bahkan pengguna yang naik turun di kedua stasiun itu naik hingga 15 kali lipat dari hari biasanya.

“Apabila kondisi Stasiun Juanda dan Gondangdia telah sangat padat, kami menghimbau pengguna jasa untuk menggunakan stasiun alternatif yang letaknya berdekatan, antara lain Stasiun Sawah Besar dan Stasiun Cikini,” kata Eva dari keterangan yang diterima JawaPos.com, Minggu (2/12).

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : (dik/JPC)


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Bersama Anak dan Istri, Aris Pulang ke Bogor Tunggu KRL Sepi