JawaPos Radar

Punya Keluhan Soal Layanan Publik, Kirim SMS ke Sini

02/11/2017, 17:51 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Layanan Publik
Kemenpan RB mengenalkan layanan terbaru mereka di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan KH Agus Salim, Kota Malang, Kamis (2/11). (Tika Hapsari/Jawapos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PANRB) menerima pengaduan terkait dengan keluhan layanan publik di Indonesia. Caranya cukup mudah, tinggal mengirimkan SMS aduan masyarakat ke 1708. Pesan singkat akan segera terintegrasi ke pemerintahan pusat.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Deputi Pelayanan Publik Kemen-PANRB, R Dwiyoga Prabowo. "Masyarakat bisa mengirimkan aduan melalui SMS. Nanti yang mengelola adalah Kemenpan RB," kata Dwiyoga saat ditemui JawaPos.com di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan KH Agus Salim, Kota Malang, Kamis (2/11).

Secara teknis nanti usai mendapatkan SMS keluhan, Kemen-PANRB akan memverifikasi mengenai aduan masyarakat. Hal ini untuk memastikan informasi tersebut hoax atau tidak. Mereka memiliki waktu tiga hari untuk tahapan ini.

Usai diverifikasi, aduan akan diteruskan ke daerah yang bersangkutan. Selanjutnya, pemerintah kota atau kabupaten memiliki waktu lima hari untuk menanggapi dan menyelesaikan. Namun jika keluhannya cukup berat, misalnya soal aduan infrastruktur jalan, maka waktu untuk menyelesaikan sekitar 60 hari.

Dwiyoga menambahkan, begitu aduan masuk, akan segera ditindaklanjuti di server. Ada tiga instansi yang mengelola layanan ini. Kemen-PANRB untuk urusan aduan, staf kepresidenan yang mengelola server, sementara Ombudsman Republik Indonesia (ORI) yang bertugas untuk menindaklanjuti jika ada keluhan yang terabaikan atau tidak tertangani.

Aduan ini memiliki sistem yang terpusat, sehingga tiga instansi yang mengelola dapat dengan mudah memantau keluhan warga. Tujuan layanan ini adalah pemerintah pusat ingin mengetahui keluhan terbanyak yang dialami warga. Nantinya, ini menjadi bekal bagi pemerintah untuk evaluasi. "Jadi nanti semua sistemnya terintegrasi. Pemerintah pusat bisa melihat keluhan apa saja yang disampaikan masyarakat," tegasnya.

Layanan ini sudah terintegrasi di semua kementerian yang ada di Indonesia. Kemen-PANRB sendiri tengah gencar untuk melakukan sosialisasi ke daerah-daerah. Tujuannya agar layanan ini juga diterapkan di seluruh Indonesia.

(tik/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up