JawaPos Radar

Padang Belajar Mitigasi Bencana Dengan Tiga Negara Ini

02/10/2017, 07:11 WIB | Editor: Ilham Safutra
Gempa 30 September
Gempa melanda Kota Padang beberapa waktu lalu (Sy Ridwan/Padang Ekspres)
Share this

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemko) Padang menjalin kerjasama dengan tiga negara yang dianggap memiliki sistem mitigasi bencana alam. Kerjasama itu untuk belajar atas peristiwa Gempa 30 September yang terjadi delapan tahun lalu. Ketiga negara tersebut New Zealand, Tiongkok dan Jepang.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menuturkan, pihaknya kini fokus dengan mengimplementasikan paradigma preventif sebagai langkah mitigasi bencana.

”Langkah ini sebagai bentuk mengurangi risiko bencana dengan meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi segenap potensi bencana yang akan terjadi,” kata Wali Kota seperti yang dilansir Padang Ekpsres (Jawa Pos Group), Senin (2/10).

Titik Gempa
Ilustrasi (dok. JawaPos.com)

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, Edi Hasymi menambahkan, upaya yang dilakukan dalam mitigasi bencana di Padang itu di antaranya, kegiatan tsunami safe zone dengan memberikan edukasi bagi masyarakat tentang posisi daerah aman dan daerah bahaya tsunami.

Selanjutnya, memperketat perizinan bangunan baru agar memenuhi syarat aman gempa. Lalu, melakukan sosialisasi penanggulangan bencana di daerah bahaya tsunami secara door to door bagi masyarakat.

Lalu, pendirian sekolah Cerdas Bencana, pemasangan rambu-rambu jalur evakuasi serta pendidikan dan pelatihan bagi para relawan kebencanaan. ”Untuk memperjelas konsep penguatan mitigasi kebencanaan, kita telah menyusun program yang disebut Padang Kota Cerdas Bencana,” jelasnya.

Program tersebut ditujukan untuk mewujudkan seluruh masyarakat menjadi orang-orang yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi bencana. ”Intinya bagaimana meningkatkan kapasitas semua masyarakat tanpa terkecuali dalam menghadapi setiap bencana. Sehingga, upaya preventif ini semakin menyeluruh dan membudaya bagi seluruh masyarakat,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui pada 30 September 2009 Kota Padang dan sejumlah daerah di Sumatera Barat dilanda gempa dahyat dengan kekuatan 8,9 skala richter (SR). Akibat bencana itu Kota Padang porak poranda dan merenggut korban jiwa 1.117 orang termasuk luka berat dan luka ringan.

(iil/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up