JawaPos Radar

Evakuasi Pesawat Tergelincir Terkendala Peralatan

02/05/2016, 23:10 WIB | Editor: Ilham Safutra
Evakuasi Pesawat Tergelincir Terkendala Peralatan
Pesawat Cessna Grand Caravan C208 B EX milik Pemda Mimika yang tergelincir di Ilaga, Kabupaten Puncak, Senin (2/5) (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com TIMIKA - Pesawat Grand Cessna milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika yang tergelincir di Lapangan Terbang Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak Papua terkendala peralatan dan tenaga mekanik.

Adapun peralatan yang dibutuhkan untuk evakuasi ini yakni balon udara dan mekanik. Akibat tidak adanya mekanik khusus dan balon udara, pemindaah pesawat yang dibeli tahun lalu itu dilakukan secara manual.

Sedangkan proses penggantian ban pesawat yang pecah akibat tergelincir harus menunggu mekanik dari Mimika ke Ilaga.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Mimika, John Rettob mengungkapkan, biasanya setiap ada kejadian pesawat tergelincir, evakuasinya menggunakan balon udara. Namun di Ilaga balon itu tidak ada sehingga pindahkan secara manual.

“Mekanik dari Timika sudah berangkat ke Ilaga untuk melakukan pergantian ban. Kalau tidak ada halangan paling lambat pesawat sudah bisa kembali ke Mimika, Selasa pagi (3/5). Intinya, kondisi pesawat tersebut tidak mengalami kerusakan parah,” terangnya kepada Radar Timika (Jawa Pos Group), Senin (2/5).

Sebagaimana diketahui, pesawat terbang milik Pemkab Mimika, tergelincir saat akan mendarat di Lapangan terbang Ilaga,  Senin pagi (2/5), sekitar pukul 06.30 WIT. (baca: Ban Pecah Saat Mendarat, Pesawat Cesna Tergelincir)

Diduga pesawat jenis Cessna Grand Caravan C208 B EX terlincir akibat ban kirinya pecah saat melakukan pendaratan di Lapangan terbang Ilaga.

Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, karena pesawat yang diawaki pilot, Djaron dan copilot, Foo Wayan itu hanya membawa beras untuk PNS Kabupaten Puncak di Distrik Ilaga.  (rex/iil/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up