alexametrics

Ratusan Ribu Kartu Seluler Di Kepri Terancam Kadaluarsa

2 April 2018, 19:55:22 WIB

JawaPos.com – Aksi pengusaha seluler berlangsung di sejumlah kota di Indonesia. Para pengusaha selular itu menyebut adanya aturan pembatasan maksimal tiga kartu seluler untuk satu nomor induk kependudukan (NIK) membuat pedagang kartu seluler yang ada di Kepri terancam menganggur.

Ketua Kesatuan Niaga Celluler Indonesia (KNCI) Kepulauan Riau (Kepri) Yuanto, mengatakan pembatasan dalam Peraturan Menteri (PM) Kominfo Nomor 21 Tahun 2017 ini di Pasal 11 ayat 1, dan ayat 2 membuat stok kartu yang ada di masing-masing pemilik outlet terancam kadaluarsa.
Hal itu akan membuat para pengusaha seluler merugi karena banyak

Yuanto mengungkapkan, saat ini di outlet yang ia miliki setidaknya sudah terdapat lebih kurang 500 kartu seluler yang kadaluarsa. Jumlah itu jika dikalkulasikan dengan sekitar 250 outlet yang tersebar di Kepri, maka akan ada sekitar 125 ribu kartu selular yang akan kadaluarsa.

“Jumlah ini bisa dua kali lebih banyak karena memang yang terdaftar dengan KNCI di Kepri belum seberapa. Masih banyak outlet di luar sana yang terancam gulung tikar,” jelas Yuanto ketika ditemui di gedung DPRD Kota Batam pada Senin (2/4).

Selain itu, Yuanto mengatakan aturan ini menyalahi keputusan Dirjen PPI yang disampaikan secara terbuka di hadapan seluruh stakeholder telekomunikasi seluler pada November 2017 lalu.

Dimana dalam keputusan tersebut, pemilik outlet akan mendapat hak yang sama seperti operator seluler terkait dengan registrasi kartu seluler.
“Kita semua telah dibohongi Kominfo, mereka bilang kalau kita akan mendapatkan hak yang sama. Tapi sekarang cuma operator yang bisa mengurus,” kata Yuanto lagi.

Dalam Peraturan Menteri (PM) Kominfo Nomor 21 Tahun 2017 ini, di Pasal 11 ayat 1 menyebutkan bahwa, Calon Pelanggan Prabayar hanya dapat melakukan Registrasi sendiri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) paling banyak 3 (tiga) Nomor MSISDN atau Nomor Pelanggan untuk setiap NIK pada setiap Penyelenggara Jasa Telekomunikasi.

Ayat 2 menyebutkan, jika pelanggan membutuhkan lebih dari tiga nomor, pelanggan hanya bisa melakukan registrasi di gerai-gerai penyedia layanan operator seluler.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (bbi/JPC)



Close Ads
Ratusan Ribu Kartu Seluler Di Kepri Terancam Kadaluarsa