alexametrics

Demo di DPRD Riau, KNCI Bakar Keranda Mayat dan Kartu Perdana

2 April 2018, 23:15:17 WIB

JawaPos.com – Ratusan massa yang tergabung di dalam Komunitas Niaga Celuler Indonesia (KNCI) Provinsi Riau menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau, Senin (2/4).
Dalam aksinya, para demonstran membawa serta keranda mayat yang bertuliskan aspirasi mereka. Aksi yang dilakukan para demonstran sebagai bentuk penolakan pembatasan satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk registrasi tiga kartu perdana.

“Kita dibatasi satu KK tiga kali. Berarti kartu paket akan dialihkan. Ini adalah cukong-cukong yang mempunyai modal besar untuk loby pemerintah. Sama saja mematikan usaha kartu paket,” kata Koordinator Lapangan (Korlap) bernama Wahyudi Senin (2/4).

Pantauan di lokasi, kerenda yang dibawa ditutupi dengan kain warna putih. Mereka juga membawa ribuan kartu perdana. Massa kemudian langsung membakarnya kerenda dan kartu perdana tersebut.
Aksi pembakaran tersebut dilakukan sebagai bentuk kekesalan mereka terhadap pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo).

Demo di DPRD Riau, KNCI Bakar Keranda Mayat dan Kartu Perdana
Massa yang tergabung dalam KNCI tampak membakar keranda dan kartu perdana sebagai bentuk kekesalan terhadap pemerintah dalam hal ini Kemenkominfo, pada Senin (2/4). (Virda Elisya/JawaPos.com)

Selain itu, mereka juga mengatakan kalau pemerintah yakni Kemkominfo telah membohongi outlet seluler. Mereka juga menuntut Kemkominfo untuk bertanggung jawab menjamin keamanan data masyarakat.

Mereka juga memohon kepada Presiden Joko Widodo agar turun tangan menyelesaikan demi keberlangsungan outlet selaku UMKM yang jadi sumber penghidupan mereka sebagai masyarakat Indonesia.

“Kalau pemerintah tetap seperti ini maka kami pun terancam tidak memiliki pekerjaan lantaran berkurangnya peminat kartu paket,” tukas Wahyudi.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (ica/JPC)

Demo di DPRD Riau, KNCI Bakar Keranda Mayat dan Kartu Perdana