alexametrics
Kasus Pemerkosaan Bidan Desa di Ogan Ilir

Kapolda: Meski Pelaku Digebuki Sampai Mati, Tak akan Jadi Bukti Ilmiah

2 Maret 2019, 17:18:53 WIB

JawaPos.com- Polda Sumsel terus menyelidiki dugaan kasus pemerkosaan disertai perampokan terhadap bidan desa di Kabupaten Ogan Ilir (OI). Dari hasil pengecekan Laboratorium Forensik (Labfor), tidak ditemukan bukti ilmiah dalam kasus tersebut.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, pihaknya merasa harus mengungkap kasus tersebut sampai tuntas. Sebab, kasus ini ibarat utang yang harus dibayar.

Secara ilmiah, memang tidak ditemukan adanya dugaan pemerkosaan. Misalnya tidak ditemukannya sisa sperma yang menempel, sesuai dengan hasil Labfor.

Kemudian, tidak ditemukannya bekas jejak kaki di dalam rumah. Padahal kondisi di luar rumah sangat becek.

“Jadi tidak ada satu pun bukti ilmiah yang mengarah kesana. Labfor ini tidak terbantahkan,” tegas Zulkarnain di Mapolresta Palembang, Sabtu (2/3).

Meskipun begitu, pihaknya belum dapat mengatakan kasus tersebut merupakan laporan palsu. Sebab, belum ada pengakuan dari korban. Polisi menghargai jika memang tidak ada pengakuan, sebab itu merupakan hak yang bersangkutan.

Menurutnya, bukti ilmiah ini tidak terbantahkan. Sekalipun ditangkap, pelakunya harus membuktikannya.

“Meski pelaku digebuki sampai mati, tidak akan jadi bukti ilmiah,” tambahnya.

“Pengakuan itu hanya satu alat bukti, sedangkan yang kami butuhkan minimal dua alat bukti,” lanjut jenderal bintang dua tersebut.

Untuk hasil visum, Zulkarnain tidak bisa membukanya kepada publik. Sebab sifat hasil visum adalah rahasia dan menjadi bahan penyelidikan internal.

“Kami akan terus menyelidiki kasus ini,” tutupnya.

Editor : Dida Tenola

Reporter : Alwi Alim

Kapolda: Meski Pelaku Digebuki Sampai Mati, Tak akan Jadi Bukti Ilmiah