JawaPos Radar

Tamu Asian Games Wajib Imunisasi

02/03/2018, 18:38 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Menteri Kesehatan
Menkes Prof Nila F Moeloek saat menghadiri Muktamar di Ballroom Horison Ultima, Kota Palembang, Jumat (2/3). (Alwi Alim/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerapkan aturan khusus bagi para tamu asing di Asian Games 2018. Mereka harus diimunisasi terlebih dahulu. Hal itu guna mencegah masuknya penyakit di Indonesia.

Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Djuwita F Moeloek mengatakan, pihaknya telah membicarakan hal ini dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). "Ini sebagai upaya penyebaran penyakit pada saat Asian Games mendatang," kata Nila usai Muktamar dengan tema Penguatan Kompetensi Dosen dan Fasilitas Pelayan Rumah Sakit di Ballroom Hotel Horison Ultima, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (2/3).

Penyebaran penyakit eksternal dapat melalui mobilisasi penderita. Jadi jangan hanya menyalahkan Indonesia yang membawa penyakit. Bisa saja tamu yang membawa penyakit tersebut. "Jadi kami minta para tamu nantinya diimunisasi dulu sebelum ke Indonesia," ujar Nila.

Menteri Kesehatan
Menkes Prof Nila F Moeloek saat menghadiri Muktamar di Ballroom Horison Ultima, Kota Palembang, Jumat (2/3). (Alwi Alim/JawaPos.com)

Nantinya, Kemenkes juga mewajibkan setiap tamu memiliki sertifikat imunisasi sebagai bukti bahwa sudah dilakukan imunisasi. "Jangan hanya kami saja. Selama ini setiap kami keluar negeri harus punya sertifikat imunisasi. Nah, ini juga kami wajibkan bagi para tamu," tegas Nila.

Banyak penyakit yang dapat dibawa para tamu. Seperti virus onta yang berasal dari Timur Tengah. Kemudian difteri, campak dan lain sebagainya. "Pokoknya semua penyakit ini harus diwaspadai. Terutama virus onta. Jangan sampai virus ini sampai ke Indonesia," terangnya.

Terkait dengan fasilitas kesehatan (faskes), saat ini terus berkembang. Karena adanya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sehingga memicu faskes untuk terus berkembang dan harus siap. "Pokoknya baik rumah sakit primer, sekunder, semuanya harus siap. Terutama faskesnya. Sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik," tutup Nila.

(lim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up