JawaPos Radar

Bank Dunia Lirik Pembangunan TPA Regional Sumsel

02/03/2018, 10:47 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup dan Pertanahan Sumsel, Edward Chandra
Kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup dan Pertanahan Sumsel, Edward Chandra (Alwi Alim/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Bank Dunia melirik rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel terkait pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPA) regional. Mereka bahkan dikabarkan siap mengucurkan dana untuk berinvestasi.

Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel untuk membangun Tempat Pembuangan Sampah (TPA) regional atau antar Kabupaten/Kota ternyata menarik minat bank dunia untuk berinvestasi. Bahkan, bank dunia tidak sungkan terlibat dalam pembuatan Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan TPA regional tersebut. 

Kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup dan Pertanahan Sumsel, Edward Chandra menegaskan ketertarikan bank dunia terhadap TPA regional ini berkat sounding dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sejak rencana ini dimulai. Namun, pihaknya belum dapat memastikan investasi bank dunia ini nantinya seperti apa. 

"Dalam waktu dekat akan ada pertemuan lagi untuk membahasnya," katanya saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (2/3).

Saat ini progres pembangunan TPA regional sendiri masih dalam tahap studi kelayakan dimana disusun oleh tim bank dunia dan juga Kementerian terkait. Kendati demikian, Erward belum dapat memastikan kapan FS ini selesai.

Namun, setelah FS selesai maka akan dilanjutkan pembuatan Detailed Engenering Design (DED) atau desain dari TPA regional. "Kami berharap pengerjaan baik FS maupun DED cepat dilakukan sehingga pembangunan fisik dapat dilakukan pada tahun 2019 mendatang," harapnya. 

Ia menambahkan, untuk masalah lahan sejauh ini sudah fix antara Pemkot Palembang dan Pemkab Banyuasin. Selain itu, sudah ada kesepakatan kerjasama antara dua kabupaten/kota serta Pemprov Sumsel. "Artinya tinggal menunggu FS, dan DED saja," tutupnya. 

Untuk diketahui, TPA regional ini dibangun dengan tujuan untuk mengatasi lonjakan sampah baik di Kota Palembang maupun di Kabupaten Banyuasin, mengingat kondisi TPA di dua daerah tersebut sudah sangat banyak. 

TPA ini nantinya dibangun di Desa Sukarela, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin dengan luas 16,4 hektar dan diprediksi  bakal menelan dana Rp 20 miliar hingga Rp 30 miliar.

(lim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up