alexametrics

Sembilan Dokter di Makassar Gugur Terpapar Covid-19

2 Januari 2021, 22:57:28 WIB

JawaPos.com–Organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar melansir tercatat sudah ada sembilan dokter yang gugur dalam menjalankan tugas selama masa pandemi karena terpapar Covid-19.

”Keluarga besar IDI Kota Makassar kembali berduka, tiga dokter anggota IDI Makassar meninggal sebagai pahlawan kemanusiaan Covid-19,” tutur Ketua IDI Makassar Siswanto Wahab seperti dilansir dari Antara di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (2/1).

Tiga dokter tersebut masing-masing Leonard Hasudungan, Robert Vincentius Philips, dan Nasriyadi Nasir. Ketiga dokter itu menambah deretan dokter anggota IDI Makassar yang gugur berjumlah sembilan orang.

Selain ada sembilan dokter di Makassar yang wafat terinfeksi virus saat menjalankan tugas, Siswanto juga menyebut, berdasar data yang dihimpun Tim Mitigasi PB IDI, tercatat sejak masa pandemi Maret–Desember 2020, tercatat 237 dokter meninggal dunia, gugur sebagai pahlawan kemanusiaan Covid-19.

”Gugurnya para rekan sejawat ini, semoga bisa menyadarkan masyarakat Makassar jangan anggap remeh pandemi Covid-19. Saat ini, tingkat penyebarannya lebih masif akibat klaster keluarga, klaster perkantoran, dan diperparah dengan klaster pilkada,” ungkap Siswanto Wahab.

Untuk itu, IDI Kota Makassar mengimbau warga agar tetap waspada serta disiplin pakai masker, jaga jarak, dan rajin cuci tangan. Sebab, Kota Makassar masuk lagi zona merah sehingga kebijakan pelonggaran aktivitas bisnis, kantor, sosial, dan pendidikan perlu diketatkan kembali.

”Tingkat penularan kembali melonjak dan jumlah pasien yang membutuhkan perawatan juga makin banyak. Sehingga, tenaga kesehatan kewalahan. Okupansi ruang isolasi di Makassar sudah di atas 85 persen dan ICU (Unit Perawatan Intensif) di atas 80 persen. Daerah-daerah lain juga sama, pasien terus bertambah, karena penularannya tinggi,” sebut Siswanto.

Dia menjelaskan, tingginya penularan virus jenis baru itu di Indonesia bisa terlihat dari data Sabtu (2/1). Saat ini kembali memecahkan rekor positivity rate mencapai 29,5 persen. Data harian positivity rate Indonesia sudah lima kali lipat melebihi standar yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia PBB (WHO), yakni 5 persen.

Selain itu, kasus aktif di Indonesia terus menunjukkan peningkatan signifikan, yaitu 40 persen selama Desember 2020, dibandingkan bulan sebelumnya. Saat ini, jumlah kasus aktif sudah mencapai 103.000, penularan. Dikhawatirkan akan makin meningkat selepas libur Natal dan tahun baru.

”IDI Makassar mendukung pemerintah kota memperketat protokol kesehatan, serta mendukung kebijakan pembatasan-pembatasan di tempat keramaian,” kata Siswanto Wahab.

Data perkembangan harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulsel pada Sabtu (21) tercatat ada 600 penambahan kasus baru. Kota Makassar memberikan kontribusi terbanyak yakni 366 pasien baru. Secara akumulasi, jumlah kasus baru di Sulsel terkonfirmasi (2/1), tercatat 32.187 pasien dengan spesimen yang diperiksa 3.920. Angka reproduksi (Rt) 1,02. Sedangkan pasien dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 847 pasien, dengan jumlah secara akumulasi total 28.168 pasien. Pasien meninggal dunia bertambah dua orang, secara akumulasi berjumlah 601 orang.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads