alexametrics

Serang Ternak Warga, Macan Tutul Lawu Masih Dikarantina di Jurug

Berharap Bisa Menjadi Koleksi
2 Januari 2019, 15:53:03 WIB

JawaPos.com – Sudah lebih dari sepekan sejak ditangkap pada 22 Desember silam, macan tutul Lawu masih berada di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Solo. Macan yang diperkirakan berusia 2,5 tahun ini belum akan dilepaskan dalam waktu dekat ini.

Rencananya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) akan melakukan survei guna memastikan ketersediaan pakan untuk macan tutul.  “Meskipun telah menjalani karantina tetapi kami belum bisa melepaskan macan tutul ke alam liar. Kami masih perlu untuk survei ke lapangan guna memastikan ketersediaan pakan,” ungkap kepala BKSDA Jawa Tengah, Suharman, Rabu (2/1).

Suharman menambahkan, survei ke lapangan cukup penting. Mengingat, hal ini juga untuk kelangsungan hewan pemakan daging tersebut. Survei ini juga untuk memastikan ketersediaan pakan serta populasi macan tutul di Lawu. “Kami perlu tahu ketersediaan makanan dan populasi macan tutul di alam,” ucapnya.

Dengan mengetahui ketersediaan makanan di alam maka kelangsungan hidup macan tutul juga bisa lebih terjamin. Suharman tidak ingin jika nantinya, setelah macan tutul kembali dilepas ke alam liar maka akan kembali memangsa hewan ternak milik warga. 

“Kalau nanti makanan tidak tersedia, dikhawatirkan macan akan kembali menyerang hewan ternak warga,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perusda TSTJ. Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso berharap, macan tutul tersebut bisa menjadi salah satu koleksi baru kebun binatang. “Harapannya bisa ditempatkan di TSTJ saja, nanti kan bisa jadi tempat perjodohan. Selama ini kan TSTJ menjadi lembaga konservasi,” ucapnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (apl/JPC)



Close Ads
Serang Ternak Warga, Macan Tutul Lawu Masih Dikarantina di Jurug