alexametrics

Bantu Identifikasi Korban Longsor, Delapan Tim DVI Dikirim ke Cisolok

2 Januari 2019, 12:29:58 WIB

JawaPos.com – Puluhan orang menjadi korban bencana alam tanah longsor yang menimpa Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Senin (31/12) sore. Sebanyak 15 orang meninggal dunia akibat peristiwa itu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya telah mengirim delapan personel dari Tim Disaster Victim Identification (DVI). Mereka dilengkapi peralatan untuk evakuasi dan identifikasi jenazah.

“Kami juga mengirim satu Satuan Setingkat Peleton (SST) untuk membantu evakuasi korban. Mereka semua dari Polda Jawa Barat,” kata Dedi, melalui keterangan tertulis, Rabu (2/1).

Bantu Identifikasi Korban Longsor, Delapan Tim DVI Dikirim ke Cisolok
Petugas masih cari korban longsor di Cisolok, Sukabumi (Dok. Humas Polda Jawa Barat)

Untuk memperkuat team pencarian Korban bencana, Dit Sabhara katanya juga telah menerjunkan 2 tim yang terdiri dari 20 orang. “Jungkit dan Rescue mini serta K-9 yang terdiri dari 2 ekor anjing pelacak dengan 5 orang pawangnya,” tambahnya.

Sejauh ini, dari pantauan udara dan pengecekan langsung ke lapangan, lokasi bencana tanah longsor masih terus diguyur hujan yang cukup deras. Hal ini menurut Dedi menyulitkan petugas yang melakukan evakuasi.

“Juga dapat menyebabkan pergeseran tanah yang masih labil, disampingn kondisi lumpur yang cukup tebal dilokasi bencana,” katanya.

Data sementara terkait jumlah korban tanah longsor ini sebanyak 77 orang. Dengan rincian, 63 orang dievakuasi ke tempat pengungsian SD Cimapag, 3 orang luka-luka dirujuk ke RSUD Palabuhan Ratu dan 15 orang meninggal dunia dan berhasil diidentifikasi.

“Jumlah korban yang belum dapat ditemukan 20 orang, dan masih dalam proses evakuasi oleh Tim SAR dari BPBD, tim Polres Sukabumi dan Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi, serta backup Polda Jabar,” jelasnya.

Adapun korban meninggal dunia yang berhasil ditemukan dan telah teridentifikasi diantaranya, Hendra alias Jubed; 38, Sasa; 4, Ukiat; 56 Tahun, Riska; 27, Rita; 15, Yanti; 38. Lalu Ahudi; 60, Elan; 3 bulan, Suryani; 35, Jumhadi; 47, dan Yami; 26.

Semuanya merupakan warga Cimapag dan sudah jenazah sudah diambil pihak keluarga. Selain itu, sebanyak 30 rumah yang dihuni oleh 32 KK juga rusak.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : (dna/JPC)

Bantu Identifikasi Korban Longsor, Delapan Tim DVI Dikirim ke Cisolok