JawaPos Radar | Iklan Jitu

Rumah Migran, Aplikasi yang Memudahkan Para TKI

01 November 2018, 14:45:45 WIB | Editor: Dida Tenola
Peluncuran Aplikasi Rumah Migran di Batam
Peluncuran Aplikasi Rumah Migran di Batam. (Bobi Bani/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com- Total Human Resources (HR) bekerja sama dengan Triple One Global (TOG), mengadakan acara Pengembangan Pasar Kerja Luar Negeri Berbasis Digital di Batam, Kamis (1/11). Pada kesempatan itu CEO Total HR Aulia Febrina mengatakan, jumlah angkatan kerja Indonesia ke luar negeri semakin meningkat.

Meningkatnya permintaan kerja di luar negeri di era globalisasi ini, menuntut setiap kalangan untuk mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi. Total HR menghadirkan sebuah platform online buatan anak bangsa dalam aplikasi yang diberi nama ‘Rumah Migran’. Aplikasi ini menjadi wadah bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk menjawab berbagai kebutuhannya.

Aulia mengakui, berbagai kendala yang dialami oleh Pekerja Migran Indonesia telah dimulai sejak proses awal perekrutan hingga pemulangan. Mulai keterbatasan dalam mengakses teknologi dan informasi yang diterima, hingga kurangnya pemahaman tentang aturan dan persyaratan untuk bekerja di luar negeri.

"PMI mudah ditipu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan mengundang permasalahan-permasalahan lainnya," terang Aulia.

Kesadaran semua pihak yang terlibat sangat dibutuhkan. Hal itu untuk mewujudkan akses informasi kerja bagi para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI). Sehingga mereka bisa berkerja secara profesional.

Sementara itu, CEO TOG Hizkia Aditya menjelaskan, Rumah Migran menghadirkan solusi dari berbagai kendala dengan fitur- fitur yang telah dikembangkan. Aplikasi ini menyediakan informasi lowongan kerja di luar negeri yang transparan, lengkap dan terpercaya.

Salah satunya melalui fitur Find Nearby yang dapat menghubungkan antar Pekerja Migran Indonesia dengan sesama pengguna lainnya untuk menambah relasi serta saling bertukar informasi. Kemudian ada fitur Chat (obrolan), berkirim pesan kepada sesama pengguna dan keluarga.

Lalu ada fitur Translate (terjemahan) untuk mempermudah komunikasi para Pekerja Migran Indonesia di  negara penempatan. "Ada juga konten hiburan seperti video, musik dan lain  sebagainya yang dapat  dinikmati Pekerja Migran Indonesia untuk mencegah kebosanan.” tambah Hizkia.

Lebih jauh Hizkia menjelaskan, Rumah Migran merupakan startup digital yang terwadahi oleh Innovation Room, Kementerian Tenaga Kerja Indonesia. Selain mendukung pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran, Rumah Migran juga dapat menghasilkan hal yang positif.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up