JawaPos Radar

BP Batam Berburu Investor di Indonesian Investment Day

01/09/2018, 10:53 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Lukita Dinarsyah Tuwo
Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo dalam Indonesian Investment Day 2018 di Singapura. (Dok. BP Batam)
Share this image

JawaPos.com - Indonesian Investment Day 2018 digelar di Orchid Main Ballroom Marina Bay Sands, Singapura. Acara tersebut menjadi ajang promosi investasi bagi ratusan pelaku usaha luar negeri. Kesempatan itupun dimanfaaatkan BP Batam.

Dalam forum tersebut, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengajak para investor untuk menanamkan modal di Batam. Lukita juga memaparkan mengenai potensi yang dimiliki Batam sebagai tempat yang tepat bagi mereka untuk berinvestasi.

"Batam merupakan satu-satunya kawasan Free Trade Zone di Indonesia yang memilik berbagai fasilitas unggulan bagi para calon investor. Seperti pengecualian pajak ekspor impor, pajak pertambahan nilai, dan fasilitas GSP," kata Lukita dalam siaran pers yang diterima JawaPos.com di Batam, Sabtu (1/9).

Acara dihadiri lebih dari 200 orang perwakilan para pelaku usaha asal Singapura. Mulai yang bergerak dibidang investasi, perdagangan, manufaktur dan pariwista. Mereka pun ingin mendapatkan informasi mengenai potensi yang dimiliki Batam.

Di kesempatan sama, Dubes Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya menyampaikan bahwa perkembangan ekonomi Indonesia terus meningkat seiring dengan pengembangan ekonomi daerah. Pengembangan infrastruktur merupakan dasar bagi Indonesia dalam memperkuat pondasi untuk menarik para calon investor.

Pembangunan Tol Trans Sumatera, Trans Jawa, Trans Papua dan Trans Sulawesi, merupakan bagian dari rencana pemerintah menigkatkan daya saing dan konektivitas wilayah seiring dengan perkembangan Indonesia yang semakin membaik. "Pengembangan infrastruktur menjadi prioritas pemerintah Indonesia dalam meningkatkan daya saing sebagai tempat tujuan investasi terbaik di Asia," kata Swajaya.

Kepala Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menambahkan, perkembangan ekonomi Indonesia akan terus berkembang. 10 Tahun ke depan, Indonesia akan menjadi salah satu tempat tujuan investasi 10 besar di Asia.

Saat ini, Indonesia merupakan negara nomor lima terbesar di dunia yang mendorong pertumbuhan ekonomi dunia. Kontribusinya sekitar 2,5 persen. Pada 2011 lalu, Produk Domestik Bruto Indonesia mencapai lebih dari US$ 1 triliun.

"Kami bersanding dengan negara-negara Eropa, India, Amerika dan Tiongkok dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dunia," jelas Thomas melalui sambungan live video dari Australia.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up