alexametrics

Satu Pelaku Pengedar 1,2 Juta Pil Ekstasti Ditembak Mati

1 Agustus 2017, 08:52:26 WIB

JawaPos.com – Bareskrim Polri telah mengungkap peredaran narkoba jenis ekstasi dari Belanda. Dari pengungkapan ini, petugas melakukan penangkapan terhadap sejumlah pelaku.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto mengatakan, salah satu pelaku terpaksa mereka lumpuhkan. “Ada satu tersangka atas nama M Zulkarnain terpaksa kami lumpuhkan,” kata dia kepada JawaPos.com, Selasa (1/8).

Menurut dia, pelaku ditembak karena melawan petugas ketika dilakukan pengembangan kasus. “Saat diminta menunjukan penyimpanan, dia melawan. Akhirnya kami berikan tindakan tegas,” tambah dia.

Lulusan Akpol 1985 ini menambahkan, pelaku sempat dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Tapi nyawanya tak tertolong karena meninggal di perjalanan. “Lengkapnya nanti dirilis di Mabes Polri,” sambungnya.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri melakukan tangkapan besar. Total ada 1,2 juta pil ekstasi mereka ungkap dari jaringan Eropa.

Direktur Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto menerangkan, penangkapan ini dipimpin Kasatgas II Narkoba Bareskrim Polri AKBP Alamsyah. Pada tanggal 21 Juli kata dia dilakukan pengungkapan 120 bungkus ekstasi yang dikemas plastik aluminium.

“Beratnya per bungkus sekitar 2,2 kilogram. Satu butir beratnya 0,2 gram sehingga ada 10.000 butir dalam satu bungkus,” kata dia, Senin (31/7).

Sehingga bila ditotal dari 120 bungkus itu ada sekitar 1,2 juta pil ekstasi. Barang haram ini, kata Eko, dikirim dari Belanda.

Kemudian petugas melakukan penangkapan tersangka atas nama Liu Kit Cung alias Acung yang berperan sebagai penerima di dalam gudang Jalan Raya Kali Baru, Kecamatan Paku Haji, Tangerang.

“Setelah diintrogasi bahwa tersangka dikendalikan oleh seorang narapidana di lapas Nusa Kambangan atas nama Aseng,” lanjut dia.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : (elf/JPC)



Close Ads
Satu Pelaku Pengedar 1,2 Juta Pil Ekstasti Ditembak Mati