JawaPos Radar | Iklan Jitu

Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Bojonegoro Ludes Terbakar

01 Juli 2018, 10:45:59 WIB | Editor: Budi Warsito
Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Bojonegoro Ludes Terbakar
Rumah pengrajin kayu mebel, Muhtadi, 70, warga Desa Sambeng, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim) ludes terbakar, diduga karena korsleting listrik. (Yudi Handoyo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Sebuah rumah di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim) ludes dilalap si jago merah. Kebakaran hebat yang terjadi sekira pukul 00.50 WIB, Minggu (1/7) dini hari itu, diduga kuat karena korsleting arus pendek.

"Hubungan pendek arus listrik, diduga menjadi penyebab terbakarnya rumah warga beserta isinya itu. Untuk kerugian materil kurang lebih 300 juta," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Andik Sudjarwo, Minggu (1/7).

Peristiwa nahas tersebut, menimpa rumah seorang pengrajin kayu mebel bernama Muhtadi, 70, warga Desa Sambeng, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. 

Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Bojonegoro Ludes Terbakar
Rumah pengrajin kayu mebel, Muhtadi, 70, warga Desa Sambeng, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim) ludes terbakar, diduga karena korsleting listrik. (Yudi Handoyo/JawaPos.com)

Andik menuturkan, setelah menerima laporan warga, pihaknya segera mengerahkan sejumlah personel dan tiga unit mobil Damkar dari pos padangan, dua unit mobil dari pos kota, satu unit mobil dan dibantu satu unit mobil dari Pertamina EP Cepu.

"Usai pos padangan menerima laporan pukul 01.01 WIB, kemudian personel sampai di lokasi pukul 01.11 WIB. Karena api sudah merambat diseluruh ruang. Proses pemadamannya pun membutuhkan waktu hampir 2,5 jam atau sekira pukul 03.35 WIB, api baru bisa padam," jelas Andik. 

Dalam proses pemadaman tersebut, selain dari puluhan petugas gabungan Damkar dan Pertamina, juga dibantu pihak Polsek, Koramil, serta masyarakat setempat yang melihat kebakaran tersebut. "Saat ini, masih ditindak lanjuti pihak berwajib," tutupnya.

(yud/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up