JawaPos Radar

Terungkap, Pelaku Pembunuhan Istri Manager Koperasi

01/05/2018, 06:15 WIB | Editor: Mochamad Nur
Terungkap, Pelaku Pembunuhan Istri Manager Koperasi
Ilustrasi pelaku pembunuhan istri manager koperasi (Dok.JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Setelah 11 hari melakukan perburuan, pelaku pembunuhan Hermin Widyawati,51, istri Sudarsono, manajer KUD Mitra PT Perkebunan Mitra Ogan, yang terjadi, Rabu (18/4), akhirnya berhasil diciduk. Pelakunya Rahmad Sumaidi,57, ditangkap anggota Resmob Polres OKU, Sabtu (28/4), sekitar pukul 21.30 WIB, di Tanjung Karang, Lampung.

Kapolres OKU, AKBP Dra NK Widayana Sulandari, mengatakan, motif tersangka membunuh korban karena dendam. “Tersangka memiliki utang kepada seseorang sebesar Rp 25 juta,” kata Kapolres saat ekspose kasus pembunuhan di Mapolres OKU seperti dikutip Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), Selasa (1/5).

Sementara utang tersebut, lanjut dia, sudah harus dibayar 25 April lalu. Rencananya pelaku akan meminjam uang sebesar Rp10 juta untuk menutup utang biaya perkawinan. Tersangka sudah berusaha meminjam kepada suami korban.

Bahkan, sudah dua kali mendatangi suami korban. Pertama kali pinjaman tidak dikabulkan. “Kedua kalinya hanya sekadar diberi ongkos,” paparnya.

Dicerikan kapolres, kejadian bermula, Rabu, sekitar pukul 09.00 WIB. Pelaku datang di TKP rumah korban di RT 02, No 033, Desa Air Paoh. Pelaku hanya bertemu korban Hermin Widyawati. Karena kenal, pelaku yang duduk di ruang tamu sempat merokok dan minum air mineral di ruang tamu.

Tak lama, saat korban Hermin hendak ke kamar, pelaku langsung mengikuti dari arah belakang. Pelaku lantas memukul bagian leher belakang korban memakai kunci pipa (inggris) dan dicekik. Bagian sisi tajam kunci menyebabkan bagian belakang kepala dekat leher luka dalam. “Alat sudah dibawa pelaku dari rumah dan digantung di pinggang,” bebernya.

Korban sempat melawan dengan mencakar pelaku yang meninggalkan bekas luka di pergelangan tangan kanan pelaku. Selain itu, pelaku juga membekap mulut korban dengan lakban hitam hingga tewas. Selanjutnya, pelaku mengacak-acak isi kamar korban dan menemukan uang sebesar Rp20 juta dalam amplop dalam lemari.

Sebelum kabur, pelaku diketahui sempat cuci tangan dengan air dalam gayung. Pelaku berhasil ditangkap setelah polisi menelusuri jejak barang bukti (BB) yang ditinggalkan pelaku di rumah korban.

Kasus pembunuhan terungkap dari sidik jari yang tertinggal. Saat polisi menggerebek kediaman pelaku, Jumat malam (27/4) di rumah kawasan Jl Imam Bonjol, Kelurahan Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur, didapati sejumlah BB yang sesuai.

Sementara itu, pelaku Rahmad Sumaidi, mengaku kesal karena tidak dipinjami uang. “Saya menyesal Pak. Karena keluarga itu sebetulnya baik dengan siapa saja, termasuk saya,” katanya.

Tersangka awalnya mengaku tidak ada niat membunuh. Dia mengaku kesal karena tidak dapat pinjaman uang. Sedangkan dia harus bayar utang pinjaman. 

(nas/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up