alexametrics
Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah

35 Kabupaten/kota Se-Jateng Terapkan Sistem Penerimaan Pajak Online

1 April 2019, 15:35:24 WIB

JawaPos.com – Seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah menyepakati sistem monitoring online pada penerimaan pajak pemerintah daerah. Langkah ini dilakukan guna menggenjot optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi. 

Adanya kesepakatan ini direalisasikan lewat penandatanganan perjanjian kerja sama antara bupati/wali kota se-Jateng bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Bank Jateng, Senin (1/4) di Hotel Gumaya, Kota Semarang. Disaksikan langsung oleh Gubernur Ganjar Pranowo, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jateng-DIJ, Aman Santosa.

Pada acara tersebut, Ganjar menjelaskan jika sistem monitoring online penerimaan pajak pemerintah daerah merupakan bentuk keseriusan Jateng dalam memaksimalkan penerimaan di sektor pajak. Lewat cara ini maka pajak-pajak yang didapat bisa lebih optimal dan efisien.

“Kebocoran penarikan pajak bisa kita kurangi. Seluruh transaksi pajak baik sektor perhotelan, restoran, tempat hiburan, parkir ini nantinya bisa online semuanya, sehingga akan lebih optimal,” jelas Ganjar.

Sejumlah daerah di luar Jateng, beber Ganjar juga telah menerapkan sistem penerimaan pajak secara online ini. Sebagai contoh, Batam. Kota terbesar di Kepulauan Riau itu penerimaan pajaknya meningkat sangat pesat.

Manfaat dari penerimaan pajak secara online ini, menurut sang Gubernur, juga sudah terasa di wilayahnya. Seperti penerapan pajak kendaraan online, yang menunjukkan penerimaan sektor pajak kendaraan terus meningkat setelah adanya sistem online itu.

Kata Ganjar, ini harus diterapkan pada sektor lain yang ia sebutkan tadi. “Itu potensinya sangat besar. Kalau sistem online ini dilaksanakan, saya yakin PAD di seluruh daerah Jawa Tengah akan semakin besar,” tegasnya.

KPK dan Bank Jateng, kata Ganjar, nanti akan turun langsung mendampingi. KPK bergerak dari segi legalitas dan lainnya, sementara Bank Jateng akan membantu memfasilitasi peralatan, sistem dan hal teknis lainnya kepada semua kabupaten/kota dalam penerapan pajak online. “Kita harapkan, seluruh penarikan pajak bisa optimal, bisa menjadi sangat efisien dan tentu ada proyeksi pajak akan meningkat tinggi,” terangnya.

Ganjar berharap seluruh kabupaten/kota dapat segera merealisasikan sistem itu secepatnya seiring sudah ditandatanganinya perjanjian itu. Targetnya, optimalisasi penerimaan pajak di Jateng meningkat dari tahun sebelumnya pada tahun depan. “Penggunaan elektronik dan kecanggihan teknologi ini akan mendorong kita makin canggih dan efisien,” tandasnya.

Di saat bersamaan, Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno mengatakan, sistem penerimaan online sektor pajak ini memang sudah lama dipersiapkan. Bahkan di Jawa Tengah, sudah diujicobakan di sebagian kabupaten/kota. Hasilnya, penerimaannya meningkat drastis. “Untuk itu, hari ini seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Tengah menerapkannya,” tutur dia.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro



Close Ads
35 Kabupaten/kota Se-Jateng Terapkan Sistem Penerimaan Pajak Online