alexametrics

UNICEF Kaji Permasalahan Anak di Makassar

1 Maret 2019, 09:06:04 WIB

JawaPos.com – UNICEF mengkaji persoalan anak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Terutama sektor tumbuh kembang anak di lingkungan, pendidikan, hingga pemenuhan hak-hak lainnya.

“UNICEF Indonesia memiliki perhatian khusus terhadap seluruh permasalahan yang berdampak terhadap tumbuh kembang seorang anak,” kata Spesialis Perlindungan Anak UNICEF Indonesia Astrid Gonzaga Dionisio dalam keterangan resminya, Jumat (1/3).

Sebagai langkah awal, lembaga pemerhati anak dunia itu melakukan pertemuan dengan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto. Pertemuan berlangsung di kediaman pribadi pejabat yang akrab disapa Danny Pomanto itu, Kamis (28/2) malam.

Dalam pertemuan, dipaparkan laporan terkini khususnya terkait perkembangan program Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PKSAI) di Kota Makassar. PKSAI sendiri merupakan pengembangan pusat data terintegrasi untuk memudahkan pemenuhan hak anak. “Tim membincangkan wujud kepedulian dan pemenuhan hak-hak dasar anak untuk meningkatkan kesejahteraan anak dan hak memperoleh pendidikan,” ujar Astrid.

Menurut Astrid, Kota Makasaar menjadi modal dan percontohan utama untuk program-program pertumbuhan anak. UNICEF menitikberatkan pembangunan di tingkat pelayanan masyarakat dalam rangka mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak. “Kami ingin sosial integritas memiliki progres yang baik. Jadi kami memerlukan dukungan dari Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, UNICEF akan melakukan sosialisasi di tingkat kecamatan hingga kelurahan di Makassar. Tujuannya untuk semakin mendekatkan program layanan UNICEF ke masyarakat. Paling mendasar adalah semakin menguatkan nilai-nilai dasar pemenuhan hak terhadap anak.

“Jika ada anak yang putus sekolah dan kurang mendapatkan perhatian, dapat dirangkul dan diberikan pendidikan yang layak. Kami upayakan bagaimana anak-anak di Kota Makassar bisa menikmati hak-haknya untuk memperoleh pendidikan yang layak,” terangnya.

Terpisah, Ramdhan Pomanto menyampaikan bahwa pihaknya akan lebih fokus dan maksimal terhadap masalah sosial anak-anak. Salah satunya dengan pengembangan konsep rumah hati, rumah huni, stop bullying di sekolah, dan trauma healing. “Ini semua kami segera benahi. Saya sudah sampaikan (jajaran),” ujarnya.

Di Sulsel terutama Makassar dan Kabupaten Gowa, masuk dalam lima daerah Indonesia yang dijadikan UNICEF sebagai percontohan pengembangan pusat data terintegrasi tentang anak. Tiga daerah lainnya adalah Solo dan Klaten, Jawa Tengah, dan Tulungagung, Jawa Timur.

Sebagai 5 wilayah yang masuk percontohan secara nasional untuk PKSAI, Pemkot Makassar akan lebih optimal dalam melakukan pemantauan, pendataan hingga pelaksanaan pemenuhan hak-hak terhadap anak. “Saya minta dijalankan. Analisisnya sudah cukup. Kami langsung praktek saja. Kami jalankan,” pungkas Danny Pomanto.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Sahrul Ramadan

Copy Editor :

UNICEF Kaji Permasalahan Anak di Makassar