alexametrics

Sejak 2018, Sekitar 300 Pegawai Honorer Diberhentikan

1 Maret 2019, 05:50:26 WIB

JawaPos.com – Pegawai honorer Pemkab Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, alias tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) disaring lebih ketat tahun ini. Diperkirakan sekitar 300 orang tak akan diperpanjang kontraknya. 

Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim Rudi Baswan menerangkan, telah melakukan verifikasi dan validasi data TK2D. Hasilnya, 59 organisasi perangkat daerah (OPD) akan mendapat pengurangan TK2D. 

“Sejak 2018 sampai saat ini terjadi pengurangan sekira 300 TK2D,” ungkap dia dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group), Jumat (1/3).

Data yang dirilis melalui Kehumasan Setkab Kutim, jumlah TK2D Kutim menyusut dari 7.676 pada 2018 menjadi 7.352 pada tahun ini. Selanjutnya semua data akan diprogres menjadi Surat Keputusan (SK) perpanjangan kontrak. Rudi mengatakan pihaknya terus mengejar target merampungkan cetak SK.

“Allhamdulilah, SK sudah dicetak hingga jam 5 pagi ini (Senin). Kecuali (TK2D) Dinas Pendidikan, kami belum selesai cetak insyaallah besok (Selasa) selesai,” ujar Rudi.

Pengerjaan cetak SK TK2D se-Kutim dikerjakan sangat teliti oleh staf BKPP agar tidak salah, sehingga tidak terjadi pemalsuan dokumen. Untuk kasubbag yang membidangi kepegawaian di seluruh OPD diminta untuk menjemput SK yang sudah tercetak, sesuai informasi BKPP.

Pihaknya juga telah menyiapkan berita acara penyerahan SK untuk TK2D. Dengan sudah terbitnya SK, artinya para TK2D bisa segera gajian Maret ini

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Jpg

Copy Editor :

Sejak 2018, Sekitar 300 Pegawai Honorer Diberhentikan