alexametrics

Pengembangan Potensi Sulsel Harus Didukung Infrastruktur Memadai

1 Maret 2019, 16:26:47 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) berkonsultasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat proses pembangunan infrastruktur. Percepatan didorong, menyusul ditetapkannya Sulsel sebagai pintu gerbang ekonomi di kawasan Timur Indonesia.

“Konsultasi ini diharapan bisa menyelaraskan rencana pembangunan infrastruktur di Indonesia Timur. Agar percepatan pembangunan bisa dilaksanakan dan segera dinikmati oleh warga masyarakat,” kata Kepala Dinas Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang (DSDA-CKTR) Sulsel, Andi Darmawan Bintang, Jumat (1/3).

Dalam beberapa tahun terakhir disebutkan, pembangunan infrastruktur perlahan dapat dirasakan. Mulai dari jalan penghubung, bendungan, hingga infrastruktur penghubung lainnya. Menurut Darmawan apabila proses pembangunan massif dilakukan, Sulsel dapat berkontribusi lebih besar dalam sektor pengembangan potensi nasional.

“Sulsel hari ini sudah menjadi tulang punggung pangan nasional, sebagai ibu kota dari Indonesia Timur. Dan Indonesia Timur hari ini masih menyimpan berbagai potensi yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan,” terang Darmawan.

Di sisi lain, dalam sektor pariwisata terdapat berbagai tempat yang memiliki potensi keindahan alam dan dianggap dapat menjadi lokasi menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Beberapa di antaranya disebutkan Darmawan adalah, objek wisata di Kabupaten Tana Toraja.

Darmawan menjelaskan, untuk bisa mencapai daerah wisata di sana, masih harus membutuhkan waktu 8 jam menggunakan jalur darat dari Makassar. Sempitnya akses jalan menuju lokasi, dianggap menjadi salah satu faktor lamanya perjalanan.

Untuk memangkas waktu tersebut, penyelesaian pembangunan jalur darat katanya harus menjadi prioritas utama. “Berbagai potensi tersebut masih harus didukung oleh infrastruktur yang memadai,” harapnya.

Contoh lainnya adalah, masih adanya daerah yang terisolir. Seperti di Kecamatan Seko dan Rampi, Kabupaten Luwu Utara. Padahal, daerah tersebut sangat potensial untuk pengembangan ekonomi.

“Kita sudah merencanakan untuk Seko sebagai lokasi ranch (peternakan) sapi. Sehingga Sulsel bisa menjadi penyuplai daging nasional. Kita rencanakan Seko tahun ini sudah bisa dilalui kendaraan roda empat,” paparnya.

Pemprov berharap, contoh tersebut bisa memberikan gambaran mengenai kondisi di Sulsel. Pemerintahan ke depan pun diharapkan dapat mempertahankan komitmen dan perhatian yang sama besarnya kepada pembangunan.

“Saya yakin dengan pembangunan infrastruktur yang masif, maka Indonesia Timur akan menjadi masa depan Indonesia,” pungkas Darmawan.

Editor : Budi Warsito

Reporter : Sahrul Ramadan



Close Ads
Pengembangan Potensi Sulsel Harus Didukung Infrastruktur Memadai