alexametrics

Disbudpar Sumut Genjot Music Tourism

1 Maret 2019, 13:50:21 WIB

JawaPos.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Utara (Sumut) serius menggarap music tourism. Konsep ini dinilai bisa meningkatkan kunjungan wisatawan di Sumut.

Salah satu konsep music tourism yang akan digarap adalah berbentuk festival. “Kami bikin festival musik etnik. Ini akan menarik. Jadi ada perpaduan tradisi etnik dengan konsep musik modern,” ujar Kepala Disbudpar Sumut Hidayati, Jumat (1/3).

Upaya menggenjot music tourism sekaligus menyasar generasi milenial. Jadi secara tidak langsung, mereka juga berkontribusi untuk tetap memelihara warisan budaya adat. “Kalangan milenial memiliki potensi dalam dunia musik menjadi pendongkrak pembangunan daerah melalui wisata musik,” ujarnya.

Festival musik sudah digelar perdana beberapa waktu. Antusiasme peserta dan pengunjung cukup tinggi. “Akan kami agendakan menjadi acara rutin,” tukas Hidayati.

Konsep music tourism juga sedang gencar dilakukan pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata. Konsep ini yang digarap negara lain untuk mendongkrak pariwisatanya.

Misalnya Inggris, negara yang menyumbang sejarah musik dunia. Kawasan Abbey Road dan Festival musik Glastonbury bukan satu-satunya alasan para pencinta musik menyebut Britania Raya sebagai kiblat industri musik.

Tahun lalu, badan yang dibentuk untuk mengurus segala hal tentang industri musik di Britania Raya, UK Music, merilis data tentang wisata musik pada 2016. Faktanya cukup mencengangkan.

Saat itu, sektor wisata musik di Inggris meraup keuntungan sebesar £ 4 miliar atau lebih dari Rp 76 triliun. Angka tersebut meningkat 11 persen dibanding tahun sebelumnya. Di tahun yang sama, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke sana sebanyak 19 juta orang. Indonesia menyumbang jumlah kedatangan sebanyak 32 ribu.

“Kami juga berharap dapat mengembangkan program wisata musik menjadi lebih maksimal lagi. Di samping bisa mendatangkan wisatawan mancanegara dan sumber penghasil pendapatan asli daerah (PAD), juga menjadi kegiatan positif kalangan nilenial ” tutur Hidayati.

Lalu jika ditarik garis keturunannya, musik sejatinya merupakan bagian dari wisata budaya. Kementerian Pariwisata telah mengakui bahwa keunggulan pariwisata Indonesia bertumpu pada potensi budaya.

Potensi budaya mendapat porsi paling besar, yaitu 60 persen. Selanjutnya potensi alam sebesar 35 persen, dan diikuti potensi buatan manusia yang mendapat porsi sebesar 5 persen.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Prayugo Utomo

Copy Editor :

Disbudpar Sumut Genjot Music Tourism