alexametrics

10 Desa Gelar Pilkades Serentak di Bulungan Hari Ini

1 Maret 2017, 14:44:55 WIB

JawaPos.com – Hari ini (1/3), sebanyak 10 desa di 8 kecamatan yang ada di Kabupaten Bulungan menggelar kenduri demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak.

Dari informasi yang dihimpun Radar Kaltara (Jawa Pos Group), persiapan menyambut pemilihan di tingkat desa itu sudah matang. Selain kesiapan para calon kades yang bertarung, tempat pemungutan suara (TPS) dan kebutuhan untuk pencoblosan berupa 10 kotak suara, surat suara, tinta, alat coblos dan berbagai perlengkapan lainnya sudah didistribusikan sejak kemarin (28/2).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bulungan, Sudarjianto, mengatakan pendistribusian tersebut merupakan tanggung jawab panitia di tingkat kabupaten. 

“Sudah kita distribusikan dan dikawal langsung oleh pihak keamanan,” ujarnya kepada Radar Kaltara saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (28/2).

Hal yang terpenting, kata Sudarjianto, jangan ada masyarakat yang tidak berpartisipasi menyalurkan suaranya alias golongan putih (golput). Mengingat pemilihan kades tersebut dinilai sangat penting dan sebagai pembelajaran politik di tingkat desa.

Nah, dia menambahkan, guna menarik minta masyarakat menyukseskan Pilkades serentak ini, jauh hari sebelum pihaknya juga sudah menggelar berbagai sosialisasi, bahkan pihak pemerintah desa setempat juga sudah mengumumkan melalui rumah ibadah guna suksesnya hajatan tersebut. “Sudah diumumkan lewat masjid maupun gereja supaya masyarakat desa memilih   calon yang dia kehendaki,” tuturnya.

Pihak panitia, menurutnya juga sudah melakukan pendataan jumlah calon pemilih. Bahkan sudah diumumkan menjadi pemilih sementara sebelum dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). TEtapi bukan berarti yang tidak masuk DPT tidak boleh melakukan pemilihan.

“Yang tidak masuk pemilih tetap (DPT) dia boleh memilih dengan menggunakan KTP (Kartu Tanda Penduduk) atau surat keterangan,” jelasnya.

Mengenai persoalan pemilih yang tak terdaftar ini, berbeda dengan gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Sebab dalam Pilkades mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2015. 

Jika ada masyarakat yang tidak terdaftar dalam DPT, maka diperkenankan menggunakan KTP atau surat keterangan yang dikeluarkan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bulungan.

Sementara itu, terkait dengan masalah keamanan, Kapolres Bulungan AKBP Ahmad Sulaiman mengaku anggotanya sudah siap untuk mengamankan 10 desa yang melaksanakan Pilkades serentak hari ini. 

Menurut ayah tiga anak ini, meskipun ‘suhu’ Pilkades ini paling bawah, tetapi dari sisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) justru masuk dalam pengamanan utama mengingat potensi konfliknya bisa lebih besar dari Pilkada.

Alasannya, kata mantan penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI ini, gelaran pilkades melibatkan seluruh pihak yang akan memilih calon pemimpin desanya selama 6 tahun ke depan. “Ada sebagian yang mungkin persaingan antar calonnya sangat berat dan itu yang harus diantisipasi,” bebernya.

Jika dilihat perbedaan antara Pilkada dan Pilkades ini, jika Pilkada pengamanan TPS lebih dominan. Sedangkan untuk Pilkades selain TPS juga kegiatan di luar areanya mendapatkan perhatian dari aparat keamanan. Apalagi, pra dan pasca pencoblosan kemungkinan akan ada hal-hal yang bisa berpotensi menjadi keributan. “Sehingga harus kita cegah dari awal,” tegasnya.

Lanjutnya, pengamanan lokasi pihaknya mengutus sebanyak 74 personel dan Satuan Tugas (Satgas) ada 5 yang melibatkan 200 personel. “Semua personel standby berikut dengan kelengkapannya sehingga apapun yang terjadi kita siap,” pesan pria berpangkat dua melati ini. (lee/keg/fab/JPG)

Editor : Fadhil Al Birra


Close Ads
10 Desa Gelar Pilkades Serentak di Bulungan Hari Ini