alexametrics

Tak Dapat Bayar, SS Laporkan Muncikarinya ke Polres Ketapang

1 Februari 2019, 05:30:55 WIB

JawaPos.com – SS tak kuat lagi melayani pria hidung belang. Perempuan 22 tahun asal Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, ini sudah tiga kali menjadi korban prostitusi online.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), SS melaporkan sosok yang mengeksploitasinya ke anggota lidik Polres Ketapang. Berdasarkan laporan SS itulah, petugas membekuk SD, 31, pada Rabu (30/1).

SD ternyata merupakan oknum honorer Dinas PU Ketapang. Warga Kelurahan Sukaharja Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang ini diduga sebagai muncikari prostitusi online.

Awalnya sekitar pukul 22.00 WIB, korban dihubungi SD untuk kembali melakukan layanan seks kepada pemesan. Menurut pengakuan SS, uang hasil dari melayani tamu selama ini diambil SD. Sedangkan dirinya tidak mendapat bagian sama sekali.

Sekitar pukul 22.25 WIB, angggota Unit Pelayanan Perempuan dan anak (PPA) bersama anggota lidik Polres Ketapang melakukan menangkap seorang pria berinisial W di kamar 301 lantai 3 Hotel Borneo Emerald Hotel, Ketapang. Pria ini diduga akan menggunakan layanan seks dari SS.

Sementara itu, SD ditangkap di lobi hotel saat sedang menunggu korban. Selanjutnya SD dan beserta korban dan barang bukti uang sebesar Rp 1 juta rupiah, sebuah handphone iPhone 7, sebuah handphone iPhone X dan alat kontrasepsi jenis kondom dibawa ke Mapolres Ketapang.

Dihubungi koran ini melalui pesan aplikasi Whatsapp, Kapolres Ketapang AKBP Yuri Nurhidayat membenarkan pengungkapan ini. “Benar,” balas Yuri singkat dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Jumat (2/1).

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Jpg

Copy Editor :

Tak Dapat Bayar, SS Laporkan Muncikarinya ke Polres Ketapang