alexametrics

Pemkot Malang Butuh Dokter Spesialis

1 Februari 2019, 14:20:46 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang masih membutuhkan dokter spesialis. Nantinya, sang dokter ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang. Formasi tersebut belum terisi saat seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang Anita Sukmawati mengatakan, dalam seleksi sebelumnya hanya lowongan dokter umum yang terisi. “Kan itu dokter spesialisnya yang kosong. Untuk dokter umumnya (sudah) terisi. Itu nantinya bisa langsung dihandel RSUD,” ujar Anita, Jumat (1/2).

Perekrutan dokter spesialis bisa dilakukan secara mandiri setelah status RSUD Kota Malang menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Tapi untuk sementara rekrutmen yang dilakukan masih sebatas sebagai pegawai kontrak atau Tenaga Pendukung Operasional Kegiatan (TPOK).

Kemungkinan lain yang bisa dilakukan yakni dengan mengusulkan ulang formasi dokter spesialis pada tahun ini. “Atau nanti kami usulkan ulang formasinya di tahun ini. Tapi sampai saat ini belum ada informasi pendaftaran CPNS 2019 dari pemerintah pusat. Ini saja kan baru selesai pemberkasan,” jelasnya.

Sebagai informasi, Pemkot Malang membuka 282 formasi pada seleksi CPNS 2018. Namun hanya 279 orang yang diterima. “Ada tiga formasi yang tidak ada pelamarnya. Dokter spesialis, dokter bedah, dan dokter anestesi,” terangnya.

Dari seluruh peserta yang lolos seleksi, 70 persen merupakan warga Malang. Sementara 30 persennya berasal dari luar kota.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Fiska Tanjung

Copy Editor :

Pemkot Malang Butuh Dokter Spesialis