alexametrics
Kasus Tabrak Lari Eko Prasetio

Divonis 1 Tahun, Ayah Korban Berharap Bos Cat Solo Dibebaskan

1 Februari 2019, 16:14:20 WIB

JawaPos.com – Ayah korban Eko Prasetio, Suharto, 58, menegaskan dirinya dan keluarga sudah mengikhlaskan kematian putra sulungnya dalam kecelakaan pada Agustus 2018 silam. Keluarga juga sudah menerima dengan putusan hakim yang memvonis terdakwa, Iwan Adranacus selama satu tahun penjara.

Suharto juga meminta kepada pihak lain yang tidak ada kaitannya dengan pihak keluarga agar tidak melakukan aksi yang justru akan mengusik kehidupannya. “Saya meminta kepada pihak-pihak yang tidak berkepentingan dan tidak ada kaitannya dengan keluarga agar tidak melakukan hal-hal yang justru mengganggu ketenangan kehidupan saya,” tegasnya kepada JawaPos.com, Jumat (1/2).

Suharto menambahkan, kasus terbunuhnya Eko Prasetio sudah dianggap selesai setelah adanya putusan dari Pengadilan Negeri (PN) Solo, Selasa (29/1) lalu.

Suharto justru berharap, Iwan bisa dibebaskan dari segala hukuman. Dan kepada pihak kejaksaan, Suharto juga berharap, agar tidak mengajukan banding atas vonis yang dijatuhkan hakim tersebut. “Tidak perlu banding, kalau perlu Pak Iwan dibebaskan murni. Biar anak saya menemui sang khalik dengan tenang tidak ada ganjalan sesuatu apapun,” imbuhnya.

Mengenai sikapnya tersebut, Suharto menegaskan, bahwa hal ini dilakukan murni dari hati nuraninya. Tidak ada paksaan maupun karena ada uang yang sudah diberikan oleh pihak Iwan kepada dirinya. Menurutnya, apa yang terjadi kepada putranya tersebut merupakan suratan takdir yang sudah tidak bisa ditolak lagi.

“Ini semua sudah takdir Tuhan Yang Maha Esa, karena kedua belah pihak memang bersalah. Dan ini anak saya juga bersalah, karena menendang mobil Pak Iwan. Soal uang, Demi Allah saya tidak menerima uang dari Pak Iwan, ini benar-benar murni dari hati nurani saya,” pungkasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Ari Purnomo

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Divonis 1 Tahun, Ayah Korban Berharap Bos Cat Solo Dibebaskan