JawaPos Radar

Batasi Kubis di Hari Natal

27/12/2017, 02:17 WIB | Editor: Suryo Eko Prasetyo
Batasi Kubis  di Hari Natal
Ilustrasi (Chis/Jawa Pos/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kalau Anda merasa pemerintah negeri ini demen banget mengurusi kehidupan pribadi warganya lewat berbagai undang-undang aneh, yang dilakukan Dewan Kota Leicestershire, East Midlands, Inggris, lebih aneh lagi.

Mereka mengatur menu makan malam Natal warganya. Salah satu aturannya: tidak boleh ada lebih dari enam biji brussel sprouts dalam satu menu Christmas dinner.

Brussels sprouts adalah sayuran keluarga kubis dan brokoli. Bentuknya mirip kubis, tapi mungil. Ia lebih banyak dijadikan garnish daripada  diolah  sungguhan. 
Itulah yang dibatasi oleh Dewan Kota. ”Enam biji sprouts = satu porsi.  Jangan  beli  berlebihan  sehingga tidak terbuang sia-sia,” titah anggota dewan di akun resmi instansi, seperti dikutip Sky News.

Soal daging, tiap orang hanya boleh menyantap steak atau meatloaf seberat 250 gram. Porsi kentang panggang juga dibatasi dengan takaran serupa. Sementara itu, pigs in blankets (sosis gulung) dan stuffing ball (sejenis lento berbahan remah roti dan sayur) hanya boleh tiga biji. Untuk puding, tiap orang disarankan makan 150 gram saja. Aturan di Twitter itu dijadikan bahan bully oleh warga.

”Memangnya siapa yang bakal mengawasi piringku? Polisi kubis?” cuit seorang perempuan dengan sinis. ”Bagaimana kalau aku makan tujuh kubis? Dihukum ya?” cuit warga lain. Juru bicara dewan mengakui, saran mereka direspons sengit oleh warga. ”Kami menulis soal banyak hal di Twitter, termasuk limbah makanan. Tapi, warga salah  mengira  maksud  kami,”  ucap juru bicara itu. ”Kami ingin semua bisa menikmati Natal dengan sempurna, termasuk para kubis,” lanjutnya. (adn/c6/na)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up