JawaPos Radar

Dilarang Menari di Tempat Umum, Nge-Dab pun Berisiko Ditahan

24/08/2017, 09:26 WIB | Editor: Suryo Eko Prasetyo
Dilarang Menari di Tempat Umum, Nge-Dab pun Berisiko Ditahan
Ilustrasi (Wahyu Kokang/Jawa Pos/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Di Timur Tengah, tampaknya, ada hukum khusus tentang menari. Yakni, dilarang menari di tempat umum, baik buat perempuan maupun laki-laki. Jika melanggar, tentu dihukum. Seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun asal Jeddah, Arab Saudi, ditahan kepolisian setempat. Gara-garanya, dia tidak bisa menahan godaan buat goyang ketika mendengar musik di sebuah persimpangan jalan utama di kota tersebut.

Dalam video yang viral di Twitter itu, si cowok tampak menikmati musik dari headset. Tubuhnya berdansa ala Macarena dan wajahnya terlihat gembira. Dia menari di jajaran mobil yang berhenti di lampu merah, lalu menyeberang ke sisi lain sebelum lampu hijau. Penonton happy, si remaja pun aman. Namun, tetap saja, tindakannya dianggap salah.

”Remaja itu menunjukkan perilaku tidak pantas di tempat umum dan mengganggu lalu lintas,” tegas pihak kepolisan Makkah sebagaimana dikutip Reuters. Penangkapan itu bukan yang pertama di Arab Saudi. Awal bulan ini seorang musisi lokal bernama Abdallah Al Shahani ditahan karena nge-dab. Itu lho, gerakan tangan miring menutup wajah yang hit sejak tahun lalu.

Menurut Komite Nasional Pengendali Narkoba di sana, dab adalah gerakan terlarang. Soalnya, dianggap menyebarkan pesan untuk menggunakan narkoba. Namun, dalam hitungan jam, dia dibebaskan karena pelanggarannya termasuk tipiring alias tindak pidana ringan. Berpikir positif saja. Mungkin polisi di sana sudah enek dengan dab, apalagi Macarena yang jadul banget. Mungkin sukanya Via Vallen. (Yahoo!/fam/c10/na)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up