alexametrics

Sakit Hati Ditelantarkan, Adik Curi 3,5 Ton Beras Milik Kakak

29 November 2019, 16:39:53 WIB

JawaPos.com – Martunis, 26, terpaksa harus berurusan dengan aparat berwajib setelah kedapatan mencuri beras dari grosir milik kakaknya Iwan di Ciputat Timur, Tanggerang Selatan. Tidak tanggung-tanggung, jumlah beras yang dicuri Martunis mencapai 3,5 ton.

Kepada polisi, Martunis mengaku nekad menjalankan aksinya karena sakit hati kepada sang kakak yang telah menelantarkannya selama di Jakarta. Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Dedi Murti mengatakan, Martunis melancarkan aksinya pada Rabu (6/11).

Dalam beraksi, Martunis dibantu oleh tiga orang rekannya, yakni Arif Almadi, 19, Muhammad Fazil, 24, dan Muhammad Fardhan, 19. “Pelaku mengajak Fardhan menyewa satu unit mobil pick up yang digunakan melakukan pencurian di toko kakaknya,” kata Dedi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (29/11).

Dengan kendaraan itu, Martunis dan Fardhan menjemput Arif dan Fazil di daerah Lemigas, Cipulir, Jakarta Selatan sekitar pukul 23.00 WIB. Keempatnya lalu berangkat menuju toko milik Iwan.

Sesampainya di sana, mereka langsung mendobrak toko. Tiga karyawan Iwan yang ada di dalam mereka ancam dengan belati hingga tak berdaya. “Kemudian tersangka mengambil uang di dalam kantung plastik hitam dan memindahkan 40 karung beras seberat 3,5 ton ke mobil pick up,” jelas Dedi.

Beras hasil curian tersebut langsung dibawa para pelaku ke sebuah gudang beras di Jakarta Barat untuk dijual kembali. Mereka mendapat uang sebesar Rp 12 juta dari hasil penjualan beras tersebut.

“Pemilik gudang juga statusnya hanya sebagai saksi karena tidak tahu dan terkena tipuan muslihat tersangka,” imbuh Dedi.

Di sisi lain, tiga pegawai toko yang diancam Martunis dan kroninya langsung meminta bantuan warga setempat setelah para pelaku pergi sebelum akhirnya melaporkan kejadian itu ke polisi.”Pada hari Jumat 8 November Tim Opsnal Unit Ini Resmob Polda Metro Jaya berhasil menangkap empat tersangka di sebuah warung beras di Grogol, Jakarta Barat,” lanjut Dedi.

Atas perbuatannya, Martunis dan ketiga kawannya dijerat dengan Pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads