alexametrics

Ombudsman Temukan Malaadministrasi Revitalisasi Monas dan Formula E

29 Februari 2020, 06:17:45 WIB

JawaPos.com – Ombudsman RI perwakilan Jakarta Raya menilai ada maladministrasi dalam izin revitalisasi Monas dan penyelenggaraan balapan Formula E di kawasan cagar budaya tersebut. Oleh sebab itu, Ombudsman akan memeriksa sejumlah pihak, termasuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Pemeriksaan tersebut akan dilakukan karena adanya dugaan maladministrasi dalam perizinan revitalisasi dan pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Monas sebagaimana termuat di dalam UU 11/2020 Tentang Cagar Budaya,” kata Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jakarta Raya, Teguh Nugroho seperti dikutip PojokSatu.id (Jawa Pos Group), Jumat (28/2).

Pihaknya mengakui, Monas merupakan aset Pemprov DKI Jakarta sebagaimana tercatat dalam Registrasi Nasional Cagar Budaya. Akan tetapi, Teguh mengingatkan adanya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 25 Tahun 1995 tentang Penataan Kawasan Medan Merdeka.

Di mana persetujuan terkait penataan Kawasan Cagar Budaya Monas berada di Komisi Pengarah Kawasan Medan Merdeka. Bukan di tangan gubernur sebagaimana cagar budaya dan Kawasan Cagar Budaya lain yang tercatat sebagai aset daerah.

“Dugaan maladministrasi terkait dengan revitalisasi menurut Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya dilakukan baik oleh Pemprov DKI maupun oleh Komisi Pengarah Kawasan Medan Merdeka Barat,” jelasnya.

Ia menegaskan, tindakan Pemprov DKI Jakarta yang melakukan revitalisasi tanpa persetujuan dari Komisi Pengarah Kawasan Medan merdeka itu merupakan dugaan maladministrasi dari aspek formil.

Sementara secara substantif, keluarnya persetujuan dari Komisi Pengarah harus sesuai dengan kewajiban sebagaimana tercantum dalam pasal 80 ayat 1 tersebut. “Untuk memastikan bahwa persetujuan atas revitalisasi tersebut berdasarkan kajian yang memperhatikan tata ruang, tata letak, fungsi sosial, dan/atau lanskap budaya asli,”

“Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya akan meminta keterangan dari Pemprov DKI Jakarta terkait kajian yang telah mereka lakukan” ujar Teguh.

Editor : Bintang Pradewo



Close Ads