alexametrics

Tak Diizinkan Masuk Busway, Pengemudi Motor Pelat Merah Mengamuk

29 Januari 2020, 20:53:37 WIB

JawaPos.com – Viral aksi arogan seorang pengendara sepeda motor dengan pelat nomor berwarna merah, mencoba menerobos jalur Transjakarta. Dalam video yang terekam, pengendara sempat memaki-maki petugas penjaga palang Transjakarta yang tidak membiarkan dirinya lewat.

Pengendara tersebut terus memaksa agar dibolehkan melewati jalur Transjakarta. Seorang petugas penjaga lainnya terpaksa langsung mencabut kunci motor pelaku dan memberikan kepada polisi yang tengah bertugas tak jauh dari lokasi.

Belakangan diketahui, kejadian ini terjadi di jalur Transjakarta Koridor 3 rute Kalideres – Pasar Baru atau tepatnya di putaran Dispenda. Selain terekam oleh kamera telepon genggam penumpang Transjakarta, aksi ini juga terekam oleh kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang dipasang di lokasi tersebut.

“saat dihentikan, si pengendara justru marah dan hampir melakukan kekerasan kepada petugas kami,” ujar Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Nadia Diposanjoyo di Jakarta, Rabu (29/1).

Nadia mengatakan, petugas sterilisasi tetap berusaha memberikan pemahaman kepada pengendara tersebut agar tidak melewati jalur Transjakarta. Namun, karena terus memaksa lewat, aksi cabut kunci tersebut pun terpaksa dilakukan.

“Pengendara motor pada akhirnya meminta maaf kepada petugas kami. Kami mengapresiasi petugas yang telah memberikan pengarahan terkait bahaya menerobos jalur Transjakarta,” jelasnya.

Nadia mengapresiasi terhadap sistem ETLE untuk pengendara roda dua yang akan resmi diterapkan pada 1 Februari 2020 mendatang. Dengan begitu, peristiwa penerobosan jalur Transjakarta diharapkan bisa dikurangi.

Berdasarkan data, pelanggar yang menerobos jalur Transjakarta tercatat sebanyak 300-500 pelanggar. Namun, angka ini menurun menjadi 100-200 pelanggar dalam sehari setelah sistem ETLE diujicoba.

Untuk tahap awal penerapan sistem, Kamera ETLE untuk pengendara motor akan dipasang di dua titik yakni sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin dan di jalur Transjakarta Koridor 6 rute Ragunan-Monas, tepatnya depan Kantor Imigrasi, Jakarta Selatan.

Sistem ini nantinya akan memfokuskan pada beberapa jenis pelanggaran yang bisa tertangkap kamera yakni penggunaan ponsel, penggunaan helm, menerobos traffic light, dan melanggar marka jalan.

“Dan saat ini tidak ada imunitas di jalur Transjakarta, pelat hitam maupun pelat merah tetap mendapatkan sanksi yang sama,” tegas Nadia.

Terpisah, Kasatlantas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Hari Admoko mengatakan telah menerima informasi terkait peristiwa ini. Jajarannya saat ini tengah mengumpulkan data-data guna mencari identitas pelaku.

“Masih saya cek tempat kejadian perkaranya. Masih kita cari info dari TransJakarta karena yang terlibat di sana adalah petugas TransJakarta,” pungkas Hari.

Editor : Kuswandi

Reporter : Sabik Aji Taufan


Close Ads