alexametrics

Kerugian Rp 23 Miliar, Begini Modus Penipuan Penjualan Rumah Syariah

28 November 2019, 16:21:57 WIB

JawaPos.com – Penyidik Subdit II Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar penipuan penjualan rumah syariah. Empat orang tersangka berinisial AD, MAA, MMD, dan SM berhasil diamankan. Mereka diketahui telah beroperasi 4 tahun, sejak 2015 lalu.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, AD berperan sebagai Direktur PT ARM Cipta Mulia yang bergerak di bidang pembangunan rumah syariah tersebut. Sementara, tiga tersangka lainnya yakni MAA, MMD, dan SM adalah karyawan pemasaran.

Para tersangka melakukan penipuan dengan cara menawarkan rumah syariah tanpa riba, tanpa pengecekan Bank Indonesia (BI checking), dan tanpa bunga kredit. Selama 4tahun beroperasi, 270 orang harus merugi. Namun, sampai saat ini baru 41 orang korban yang sudah membuat laporan polisi. Polisi mencatat kerugian seluruh korban mencapai angka Rp 23 miliar.

“Bayangkan tidak ada riba, kamu tidak checking bank, tidak ada bunga kredit, pasti akan sangat menarik. Tapi sampai sekarang pembangunan belum ada, sehingga masyarakat ini menjadi korban,” kata Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (28/11).

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono. (Sabik Aji Taufan/ JawaPos.com)

Para tersangka menjanjikan pembangunan rumah syariah di 5 lokasi berbeda. Yakni dua perumahan di kawasan Bogor, dua di Bekasi, dan satu di Lampung. Tersangka mengaku menggunakan uang muka dari korban untuk pembebasan lahan.

Namun, rumah yang diidamkan korban tak kunjung terealisasi. Uang yang disetor pun seolah melayang tak berbekas. Karena para tersangka kabur menggunakan uang tersebut. “Jadi uang aliran dananya itu digunakan untuk kelima perumahan. Kita sedang melakukan penyidikan,” jelas Gatot.

Polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya brosur penjualan, bukti pembayaran para korban, dan buku tabungan. Para tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 137 Juncto Pasal 154, Pasal 138 Juncto pasal 45 Juncto Pasal 55, Pasal 139 Juncto pasal 156, pasal 145 Juncto pasal 162 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan atau Pasal 3, 4 dan 5 UU Nomor 8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. Para pelaku terancam hukuman pidana di atas 20 tahun penjara.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads