Raih WTP, Kapolri: Komitmen Penggunaan Keuangan Secara Transparan

28 Juni 2022, 21:52:14 WIB

JawaPos.com – Polri kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Itu adalah opini WTP yang didapat Polri secara sembilan kali berturut-turut.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan, hal ini merupakan wujud komitmen dari institusi Korps Bhayangkara untuk transparan dan akuntabel dalam menggunakan keuangan negara. “Ini menjadi komitmen kami di tahun-tahun berikutnya. Kami akan terus berkomitmen dalam pemanfaatan dan penggunaan keuangan negara secara transparan dan akuntabel serta bisa dipertanggungjawabkan,”kata Sigit usai meraih predikat WTP dari BPK di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (28/6).

Sigit menekankan, dengan capaian WTP kesembilan kalinya ini, Polri akan terus mengawal seluruh kebijakan pemerintah hingga mendorong pemasukan atau peningkatan anggaran APBN.

“Kami juga mendorong dari sisi PNBP dan mengawal seluruh kebijakan pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi. Menjaga agar APBN tetap bisa berjalan baik di situasi yang penuh ketidakpastian ini dengan mengawal melalui berbagai strategi tranformasi ekonomi,” ujar eks Kabareskrim Polri ini.

Sigit juga menegaskan, Polri akan terus berkomitmen untuk melaksanakan seluruh rekomendasi yang diberikan BPK RI sebagai bentuk pertanggungjawaban sebagaimana dalam aturan Undang-Undang (UU) yang berlaku.

“Sekali lagi terima kasih atas opini yang telah diberikan kepada kami. Kami akan terus melakukan perbaikan untuk tahun-tahun ke depan,” ucap eks Kapolda Banten itu.

Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan BPK RI Nyoman Adhi Suryadhnyana menyebut predikat WTP sembilan kali berturut-turut merupakan suatu prestasi dari institusi negara.

“Saat ini kepolisian RI memperoleh predikat wajar tanpa pengecualian atau WTP dan ini adalah perolehan yang kesembilan kali berturut turut. Suatu prestasi yang membanggakan. Pak Kapolri beserta seluruh jajaran, dalam melaksanakan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara secara akuntabel dan transparan,” kata Adhi.

Adhi berharap, prestasi yang diperoleh Polri dapat dipertahankan. Mengingat, kepolisian selain melaksanakan tugas dan fungsi utamanya, juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penerimaan negara. Khususnya dari penerimaan negara bukan pajak atau PNBP bagi negara.

“Kepolisian adalah suatu institusi yang memberikan pengaruh signifikan terhadap laporan keuangan pemerintah pusat secara keseluruhan,” tutup Adhi.

Editor : Dhimas Ginanjar

Saksikan video menarik berikut ini: