alexametrics

Polisi Beberkan Alasan Proses Kasus Penistaan Agama Holywings Cepat

28 Juni 2022, 15:13:54 WIB

JawaPos.com – Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan 6 orang sebagai tersangka dalam kasus promosi minuman beralkohol menggunalan nama Muhammad dan Maria dilakukan manajemen Holywings. Kasus dugaan penistaan agama itu begitu cepat dibandingkan kasus yang menimpa Nikita Mirzani.

Hal itu diutarakan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat menjawab pertanyaan dari Deddy Corbuzier yang dikutip dalam unggahannya pada Selasa (28/6). Deddy Corbuzier menanyakan tentang proses hukum Holywings yang berjalan sangat cepat jauh lebih cepat dibandingkan dengan kasus pencemaran nama baik yang menjerat Nikita Mirzani di Polresta Serang Kota.

Deddy Corbuzier menanyakan tentang proses hukum Holywings yang berjalan sangat cepat jauh lebih cepat dibandingkan dengan kasus pencemaran nama baik yang menjerat Nikita Mirzani di Polresta Serang Kota.

Terkait pertanyaan tersebut, Irjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan bahwa kasus Holywings memiliki dampak yang besar bagi masyarakat luas. Hal itu yang menjadi alasan kenapa penyidik sangat cepat memproses kasus dugaan penistaan agama dilakukan manajemen Holywings usai mempromosikan minuman beralkohol dengan menggunakan nama Muhammad dan Maria.

“Interest terhadap suatu kasus tidak bisa apple to apple ya. Penyidik tentu memiliki langkah dan strategi teknis yang diperhitungkan secara matang. Ini impact terhadap masyarakat secara luas. Ini menyangkut umat harus ditangani secara cepat,” jelasnya.

Berbeda dengan kasus yang menjerat Nikita Mirzani yang merupakan kasus orang per orang, kasus dugaan penistaan agama Holywings menyangkut banyak orang dan berpotensi melahirkan kegaduhan apabila tidak cepat ditangani.

Menurut Irjen Pol Dedi Prasetyo, penegakan hukum secara cepat terhadap Holywings sejatinya untuk melindungi tersangka sekaligus publik guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Meski proses hukumnya berjalan sangat cepat di Polres Metro Jakarta Selatan, penyidik tetap sangat berhati hati dalam menangani kasus ini. Setidaknya penyidik harus mengantongi dua alat bukti yang cukup untuk memprosesnya lebih lanjut.

“Hukum bisa ditafsirkan dengan sangat luas ya. Tapi dalam perspektif penegakan hukum penyidik boleh dikatakan mendengarkan beberapa keterangan saksi ahli. Saksi ahli bahasa, saksi ahli hukum pidana dan saksi ahli menyangkut agama,” katanya.

Selain mengengarkan keterangan ahli, kasus Holywings bisa berjalan sangat cepat dengan menelusuri motivasi di balik promosi minuman beralkohol yang menggunakan nama Muhammad dan Maria.

“Motivasinya dinilai juga, apalagi meletakkan nama tersebut di belakangnya ada minuman keras. Imej orang pasti ke arah tersebut. Oleh karenanya penyidik membutuhkan keterangan saksi ahli untuk menguatkan jeratan pasal yang akan diterapkan kepada para tersangka,” paparnya.

Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan sampai saat ini sudah menetapkan 6 orang sebagai tersangka dalam kasus promosi minuman beralkohol menggunalan nama Muhammad dan Maria dilakukan manajemen Holywings. Para tersangka tersebut dari tingkat direktur hingga staf.

6 tersangka tersebut masing masing berinisial EJD (creative director Holywings), NDP (head team promotion), DAD ( pembuat desain virtual), EA ( tim admin media sosial), AAB (socmed officer) dan AAM (admin tim promo).

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Abdul Rahman

Saksikan video menarik berikut ini:

Alur Cerita Berita

Lihat Semua