alexametrics

Ini Dasar Pemprov DKI Cabut Izin Usaha 12 Gerai Holywings di Jakarta

28 Juni 2022, 15:14:42 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mencabut izin usaha tempat hiburan malam Holywings. Sebanyak 12 gerai Holywings yang tersebar di DKI Jakarta pada Selasa (28/6) hari ini pun telah dilakukan penyegelan oleh pihak Satpol PP.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kadis Parekraf) DKI Jakarta, Andhika Permata menyampaikan, Holywings terbukti melakukan pelanggaran karena belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha Bar yang telah terverifikasi.

“Terbukti telah melaksanakan operasional usaha bar yaitu usaha yang kegiatannya menghidangkan minuman beralkohol dan nonalkohol serta makanan kecil untuk umum di tempat usahanya dan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap data perizinan pelaku usaha pada sistem perizinan Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) ditemukan beberapa outlet Holywings belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha Bar yang telah terverifikasi,” kata Andhika dalam surat rekomendasi pencabutan izin usaha Holywings.

Operasional usaha yang dilakukan Holywings Group juga terdapat ketidaksesuaian dengan perizinan yang dimiliki karena menampilkan kegiatan hiburan seperti konser musik, penampilan Disc Jockey baik dalam negeri maupun luar negeri yang diiringi kegiatan disko.

Berkenaan dengan hal tersebut dan mencermati Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko pada Bagian Kelima Pencabutan NIB pasal 212 menyatakan, ‘Ayat 2 huruf a bahwa NIB dicabut dan dinyatakan tidak berlaku dalam hal pelaku usaha melakukan kegiatan usaha yang tidak sesuai dengan NIB.

Sementara itu pada Ayat 3 menyatakan, permohonan pencabutan NIB sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a dan huruf b disampaikan oleh kementerian/lembaga, DPMPTSP provinsi, DPMPTSP kabupaten/kota, Administrator KEK, dan/atau Badan Pengusahaan KPBPB atas hasil pemeriksaan kemudian (post-audit), melalui notifikasi kepada Lembaga OSS.

Pencabutan izin usaha itu juga mempertimbangkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum pasal 48 yaitu Ayat 1 yang menyatakan, setiap orang atau badan dilarang menyelenggarakan tempat usaha hiburan tanpa izin Gubernur atau pejabat yang ditunjuk.

Ayat 2 berbunyi, setiap penyelenggaraan tempat usaha hiburan yang telah mendapat izin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilarang melaksanakan kegiatan lain yang menyimpang dan izin yang dimiliki. Pencabutan izin usaha Holywings ini juga tidak lain menyikapi terkait promosi minuman kerad Holywings dengan nama Muhamad dan Maria. Promosi itu menuai kegadugan publik, hingga penetapan enam tersangka oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta melakukan penelitian dan pemeriksaan terhadap dokumen, serta pemantauan lapangan. Holywings terbukti telah melaksanakan operasional usaha bar, yaitu usaha yang kegiatannya menghidangkan minuman beralkohol dan nonalkohol serta makanan kecil untuk umum di tempat usahanya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap data perizinan pelaku usaha pada sistem perizinan Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) ditemukan beberapa outlet Holywings belum memiliki sertifikat stCandar KBLI 56301 jenis usaha bar yang telah terverifikasi,” papar Andhika.

Berikut daftar 12 outlet Holywings di Jakarta yang telah dicabut izin operasional dan disegel:

1. Holywings Tanjung Duren Utara,
2. Holywings Kalideres,
3. Holywings Kelapa Gading Barat,
4.Tiger di PIK
5. Dragon di PIK
6. Holywings PIK, Kamal Muara
7. Holywings Reserve Senayan
8. Holywings Epicentrum
9. Holywings Mega Kuningan
10. Garison, Kemang Raya
11. Holywings Gunawarman, dan
12. Vandetta Gatsu.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:

Alur Cerita Berita

Lihat Semua