alexametrics

Ombudsman Soroti Dirut Baru TJ yang Berstatus Terpidana Penipuan

27 Januari 2020, 14:44:41 WIB

JawaPos.com – Ombudsman perwakilan Jakarta Raya menyoroti penunjukan Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Donny Andi S. Saragih. Ombudsman menduga telah terjadi maladministrasi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ketua Ombudsman perwakilan Jakarta Raya Teguh Nugroho mengatakan, temuan ini berawal dari laporan masyarakat. Setelah ditelusuri, Ombudsman menemukan ada maladministrasi tersebut.

“Pejabat BUMD khususnya Dirut Transjakarta yang baru terpilih merupakan terpidana kasus penipuan, kami kemudian melakukan pengecekan memang seperti itu adanya,” kata Teguh saat dihubungi JawaPos.com, Senin (27/1).

Status terpidana yang pernah disandang oleh Donny dinilai bertentangan dengan Pergub Nomor 5 tahun 2018. Dalam aturam tersebut dijelaskan seorang pejabat BUMD tidak boleh menjadi terpidana dalam kurun waktu 5 tahun.

“Dalam Pergub itu kan jelas dia harus direkomendasikan oleh Gubernur untuk menjadi fit and proper test yang dilakukan oleh BPBUMD,” imbuh Teguh.

Kendati demikian, Ombudsman belum menentukan sikap yang akan diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta. Ombudsman masih menunggu hasil pemeriksaan dari temuan ini.

“Kami periksa dulu kami konfrontir datanya dulu dengan pihak terkait kalau memang dugaan maladministrasi terbukti tentu kami akan sampaikan tindakan korektif kami ke Pemprov,” pungkas Teguh.

Ombudsman saat ini akan memanggil pihak-pihak terkait untuk dikonfrontir terkait temuan maladministrasi ini. Termasuk Dirut Transjakarta yang baru pun akan dimintai keterangan.

Diketahui, Donny tercatat pernah terlibat kasus penipuan. Perkaranya terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor perkara 490/Pid.B/2018/PN Jkt.Pst. Dia bersama Andi Tambunan didakwa dengan pasal 378 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Pada 15 Agustus 2018, Donny dan Andi divonis 1 tahun pidana sebagai tahanan dalam kota oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Jaksa kemudian mengajukan banding dan membuat keduanya ditempatkan di tahanan. Donny dan Andi juga sempat mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung namun ditolak.

Pemprov DKI Batalkan Penunjukan Dirut TJ

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan membatalkan penunjukan Donny Andy S. Saragih sebagai Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Keputusan itu diambil melalui mekanisme keputusan para pemegang saham di luar Rapat Umum Pemegang Saham PT Transjakarta. Dengan merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 54 tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Pembatalan ini dilakukan karena Donny Saragih, terbukti telah menyatakan hal yang tidak benar untuk kepentingannya dalam mengikuti proses seleksi sebagai direksi BUMD,” kata Kepala BP BUMD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Faisal Syafruddin dalam keterangan tertulis, Senin (27/1).

Faisal menjelaskan, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 54 tahun 2017 tentang BUMD dan Peraturan Gubernur Nomor 5 tahun 2018 tentang Tata Cara Pengangkatan Direksi, tiap calon direksi harus mengikuti Uji Kompetensi dan Keahlian serta harus terbukti cakap melakukan perbuatan hukum dengan membuat surat pernyataan.

Donny sejatinya telah mengikuti Uji kompetensi dan keahlian. Oleh BP BUMD pun telah dinyatakan lolos untuk posisi direksi di BUMD Pemprov DKI Jakarta. “Namun pernyataan yang ditandatangani oleh yang bersangkutan bahwa tidak pernah dihukum dalam butir 2 surat pernyataan, ternyata tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya,” jelas Faisal.

BP BUMD pertama kali mendapat laporan status hukum Donny pada Sabtu (25/1). Setelah diverifikasi, laporan tersebut terbukti benar. Oleh karena itu, pada pagi tadi langsung dilakukan keputusan pembatalan keputusan para pemegang saham di luar Rapat Umum Pemegang Saham pada 23 Januari 2020.

Keputusan tersebut diambil bagian dari pelaksanaan tugas BP BUMD sebagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang memiliki fungsi untuk melakukan pembinaan terhadap BUMD. Keputusan para pemegang saham itu menyatakam RUPS pada 23 Januari 2020 dibatalkan. Kemudian tetap menerima pengunduran diri dan memberhentikan dengan hormat Dirut PT Transjakarta lama, Agung Wicaksono. Saat ini Yoga Adiwinarto diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirut PT Transjakarta.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads