
Jembatan Garuda di Kecamatan Pademangan, Jakut, selesai dibangun oleh jajaran Kodam Jaya dan Kodim Jakut. Fasilitas tersebut langsung dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pembangunan Jembatan Garuda dan program gentengisasi sudah berjalan di wilayah Jakarta Utara (Jakut). Salah satu titik pelaksanaan kedua program itu berada di wilayah Pademangan. Pada Jumat (8/5), Panglima Kodam (Pangdam) Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi turun langsung ke lokasi tersebut.
Kepada awak media, Komandan Kodim 0502/Jakut Kolonel Infanteri Muhammad Syaifuddin Fanany menyampaikan bahwa Letjen Deddy datang ke Pademangan untuk meresmikan jembatan dan hasil program gentengisasi yang sudah selesai dilaksanakan.
”Kami melaksanakan program ini sesuai perintah dan arahan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Untuk melaksanakan pembangunan Jembatan Garuda di seluruh Indonesia,” ucap Kolonel Fanany.
Khusus di Pademangan, jembatan tersebut menghubungkan 2 kelurahan berbeda. Yakni Kelurahan Pademangan Timur dan Kelurahan Sunter Agung. Jembatan itu berdiri di atas aliran Kali Anak Sentiong. Bagi warga setempat, fungsi jembatan tersebut sangat penting.
”Sebelumnya kami lihat bahwasanya jembatan ini merupakan jembatan yang rapuh dan terbuat dari kayu, yang tentunya per 6 bulan sekali warga sekitar itu melaksanakan perbaikan. Kalau banjir, kayu-kayunya hanyut,” ujarnya.
Karena itu Kodim 0502/Jakut memutuskan untuk membangun jembatan tersebut sebagai salah satu Jembatan Garuda. Tidak hanya jembatan, di Pademangan juga berlangsung program gentengisasi. Total ada 2 rumah yang sudah selesai direnovasi karena rusak dan mengalami kebocoran.
”Di sini kami laksanakan program pemerintah juga, yaitu gentengisasi. Yang mana kami melaksanakan rehab atap rumah warga yang terbuat dari asbes, yang tentunya sudah ada kebocoran dan perlu adanya perbaikan,” kata dia.
Secara keseluruhan, tahun ini Kodim 0502/Jakut menarget pelaksanaan program gentengisasi terhadap 100 rumah. Tentu saja ratusan rumah itu tidak sembarangan dibangun. Ada survei lokasi dan kriteria yang harus terpenuhi. Diantaranya rumah yang memang benar-benar butuh perbaikan.
”Kurang lebih (target kami) ada 100 rumah,” ucap Fanany.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
