Pemkot Jakarta Utara Tertibkan Lokasi Tambat Labuh Kapal

25 November 2022, 01:19:58 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Kota Jakarta Utara melakukan penertiban terhadap kapal-kapal yang melakukan tambat labuh di kawasan tanggul National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Wakil Wali Kota Kota Jakarta Utara Juaini yang memimpin secara langsung penertiban mengatakan kegiatan tersebut adalah untuk menjaga struktur dan stabilitas tanggul NCICD di kawasan Gedung Pompa Waduk Pluit.

“Kawasan Gedung Pompa merupakan salah satu area tangkapan air yang berperan penting dalam pencegahan rob maupun banjir di musim penghujan,” ujarnya kepada wartawan dalam keterangannya, Kamis (24/11).

Sebelum penertiban dilakukan, Juaini mengatakan telah sosialisasi terlebih dahulu kepada pemilik kapal yang menambatkan kapalnya pada tanggul NCICD sejak tanggal 31 Oktober 2022 lalu dan bertempat di Kantor Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman.

“Di sana telah disepakati bersama bahwa kapal-kapal besar di atas 7 GT (Gross Ton) ataupun kapal-kapal kecil harus kembali ke pangkalan asal yaitu Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman atau Pelabuhan Perikanan Nusantara Muara Angke, dengan batas waktu sampai tanggal 15 November 2022,” terangnya.

“(Jadi) tidak langsung hari ini kita tertibkan, tapi sudah berkali-kali disosialisasikan dan memang banyak yang sudah membongkar tempat tambat labuh kapal mereka sendiri-sendiri,” sambungnya.

Juaini menegaskan, pihaknya melakukan hal tersebut bukan untuk melarang warga untuk mencari kehidupan di laut maupun mencari nafkah untuk kehidupan, tapi semuanya harus sesuai dengan aturan. Sebab, imbuhnya, Pemkot Jakut ingin menyelamatkan warga yang lebih banyak lagi di sekitar tanggul.

“Jika tanggul ini jebol karena mereka melakukan tambat labuh, risiko dan bahayanya akan lebih besar dibandingkan dengan mereka untuk mencari kehidupan,” katanya.

Dengan adanya kegiatan tersebut, ia meyakini bahwa beberapa hari ke depan setelah penertiban ini, kapal-kapal yang berlabuh di NCICD semuanya bisa pergi dan tanggul akan bebas dari tambatan-tambatan kapal yang besar maupun yang kecil.

Selain Juaini, dalam kegiatan tersebut hadir juga adDeputi Infrastruktur Pengembangan Wilayah Kemaritiman Kementerian Koordinasi Maritim dan Investasi, Supardiono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekko Administrasi Jakarta Utara Wawan Budi Rohman, Camat Penjaringan Depika Romadi, Kepala Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan (UP3) Muara Angke Mahad, Subkoor Syah Bandar Arif Rahman, Kepala Kantor Syah Bandar Tanjung Priok Kapten Samuel, dan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Sunda Kelapa Masobirin.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Tazkia Royyan Hikmatiar

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads