Kasus Campak Meningkat, Puskesmas Diminta Gencar Lakukan Imunisasi

25 Januari 2023, 14:20:35 WIB

JawaPos.com – Sehubungan dengan peningkatan kasus campak di Ibu Kota, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta meminta agar tiap puskesmas kecamatan melakukan sweeping imunisasi campak rubella di wilayah-wilayah kumuh, padat, dan miskin. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 2 tahun 2023 tanggal 24 Januari 2023.

“Melakukan sweeping imunisasi bersamaan dengan operasi timbang yang dilakukan berdasarkan prioritas: daerah kumuh, padat, dan miskin,” ujar Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta Ngabila Salama kepada wartawan, Rabu (25/1).

Daerah prioritas lainnya, kata Ngabila adalah daerah yang cakupan vaksin campaknya rendah dan dengan jumlah balita gizi kurang dan buruk terbanyak.

“Puskesmas Kecamatan agar melakukan mapping wilayah/kantong cakupan imunisasi campak rubella yang masih rendah sampai level RT,” tegasnya.

Ia juga meminta agar Puskesmas Kecamatan melakukan edukasi mengenai campak dan rubella, serta operasi timbang kepada lintas sektor terkait, mulai dari semua kader, kader dasawisma, kader posyandu, TP PKK, Kasatlak Pendidikan, guru UKS, dan masyarakat luas.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatatkan peningkatan penyakit campak sebanyak 253 kasus tahun 2022. Penelusuran dari kasus itu, kebanyakan kasus ditemukan pada daerah dengan cakupan imunisasi rendah dan perbatasan dengan Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi.

“Selain itu wilayah padat penduduk, sanitasi dan gizi kurang, banyak suspek diperiksakan lab darah campak (surveilans dan tracing berjalan baik),” ujar Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta Ngabila Salama kepada wartawan, Rabu (25/1).

Ngabila juga mengungkapkan bahwa 20-40 persen anak yang sudah imunisasi Measles Mumps Rubella (MMR) 2 kali juga masih bisa menjadi suspek campak.

“Meski sudah dua kali vaksin MMR, namun cakupan rendah di wilayah tersebut dan cakupan vaksinasi tidak merata menyebabkan kenaikan kasus,” jelasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Tazkia Royyan Hikmatiar

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads