Kasus Campak Banyak Ditemukan di Perbatasan Bogor, Depok, dan Bekasi

25 Januari 2023, 16:04:20 WIB

JawaPos.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatatkan peningkatan penyakit campak sebanyak 253 kasus tahun 2022. Penelusuran dari kasus itu, kebanyakan kasus ditemukan pada daerah dengan cakupan imunisasi rendah dan perbatasan dengan Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Bodebek).

“Selain itu wilayah padat penduduk, sanitasi dan gizi kurang, banyak suspek diperiksakan lab darah campak (surveilans dan tracing berjalan baik),” ujar Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta Ngabila Salama kepada wartawan, Rabu (25/1).

Ngabila juga mengungkapkan bahwa 20-40 persen anak yang sudah imunisasi Measles Mumps Rubella (MMR) 2 kali juga masih bisa menjadi suspek campak.

“Meski sudah dua kali vaksin MMR, namun cakupan rendah di wilayah tersebut dan cakupan vaksinasi tidak merata menyebabkan kenaikan kasus,” jelasnya.

Dengan begitu, ia mengungkapkan bahwa 50-100 persen anak yang belum vaksinasi campak lengkap 3 kali akan terkena sakit campak. Oleh karena itu, ia mengimbau agar anak yang belum melengkapi vaksin campak untuk segera melaksanakan vaksin hingga tiga kalim

“Vaksin campak pada anak didapatkan 3 kali gratis untuk KTP/domisili/sekolah di Jakarta, yaitu sekali pada bayi usia 9 bulan, sekali pada usia 18 bulan (baduta/bawah dua tahun), dan sekali pada kelas 1 SD saat BIAS/bulan imunisasi anak sekolah,” pungkasnya.

Sebelumnya, wabah penyakit campak saat ini tengah meluas di tanah air. Dampak pandemi Covid-19 membuat cakupan imunisasi campak menurun dan wabah kian muncul. Sedikitnya sudah 31 provinsi di Indonesia melaporkan kasus campak.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, mengatakan ada 3.341 kasus pada tahun 2022 yang dilaporkan. Kasus terjadi di 223 kabupaten kota dari 31 provinsi.

“Ada update jadi sudah 31 provinsi yang melaporkan,” kata Nadia kepada wartawan, Rabu (18/1).

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Tazkia Royyan Hikmatiar

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads