Tak Lapor Saat Temukan Mayat Kalideres, Begini Nasib Pegawai Koperasi

24 November 2022, 14:39:27 WIB

JawaPos.com – Polisi menduga salah satu keluarga Kalideres, Jakarta Barat yang ditemukan tengah mengenaskan sudah meregang nyawa sejak Mei 2022. Hal itu berdasarkan keterangan 3 petugas koperasi simpan pinjam yang hendak memproses penggadaian rumah korban.

Namun, petugas koperasi tersebut tidai pernah melaporkan jika melihat korban sudah tewas pada saat datang ke rumah. Sebab, saat itu slaah satu korban lainnya Budiyanto melarang mereka buka suara.

Mengenai hal ini, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi belum mau menjerat petugas koperasi dengan pelanggaran pidana karena pembiaran saat menemukan mayat.

“Masih kita dalami ya. Ini kan bukan hanya satu tapi tiga orang, saling melengkapi,” kata Hengki kepada wartawan, Kamis (24/11).

Hengki pun belum bisa memastikan apakah petugas koperasi tersebut merasahasiakan karena perintah seseorang, atau atas inisiatif sendiri. “Ini justru membantu penyelidikan kita dan ini terungkap dari hasil digital forensik. Kita masih dalami semua,” jelasnya.

Sebelumnya, satu keluarga yang terdiri dari empat orang yang ditemukan meninggal dunia di rumah kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Keempat jasad bernama Rudyanto Gunawan (71), K. Margaretha Gunawan (58), Dian (42), dan Budyanto Gunawan tersebut ditemukan pada Kamis (10/11/2022) sore. Keluarga itu meninggal diduga karena tidak mengkonsumsi makanan dalam waktu cukup lama.

Hal itu diutarakan Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Pasma Royce. Menurutnya, dugaan itu setelah dia menerima laporan hasil otopsi dari Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

“Lambung para mayat ini tidak ada makanan jadi bisa diduga berdasarkan pemeriksaan dari dokter bahwa mayat ini tidak ada makan dan minum cukup lama, karena dari otot ototnya sudah mengecil,” kata Pasma saat ditemui di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (11/11).

Selain itu, pihaknya juga tidak menemukan tanda kekerasan benda tumpul atau benda tajam di sekujur tubuh korban. Lebih lanjut, Pasma juga menjelaskan satu keluarga itu diperkirakan telah meninggal sejak tiga minggu lalu.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads