DKI Pastikan Harga Beras di Bawah HET

24 November 2022, 08:38:21 WIB

JawaPos.com – PT Food Station Tjipinang Jaya memastikan pasokan beras untuk DKI Jakarta masih jauh dari mumpuni meskipun harga beras medium mengalami kenaikan. Saat ini jumlah stok yang tersedia di Pasar Induk Beras Cipinang ada 36 ribu ton, sedangkan stok beras di Food Station ada 12 ribu ton.

“Jadi total 48 ribu (ton). Angka amannya 30 ribu. Jadi kita sudah 18 ribu di atas angka aman,” ujar Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiyaryo kepada wartawan, dikutip Kamis (24/11).

Selain itu, Pamrihadi juga menyatakan telah bersiap menghadapi krisis beras dengan mengajukan permintaan stok beras ke Bulog untuk Ketersediaan Pangan dan Stabilisasi Harga (KPSH).

“Kami berkolaborasi atau bermitra dengan para pedagang pasar induk beras cipinang, terus kemudian beras dari bulog kami jual seharga Rp 8.900,” ungkapnya.

Harga tersebut menurutnya sudah ada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), yaitu Rp 9.450. Ia menargetkan dalam waktu seminggu ada 3000 pasokan beras yang datang ke Jakarta.

“Namun, karena Bulog memiliki keterbatasan stok dan sedang mendatangkan dari Sulawesi Selatan,” jelasnya.

Pamrihadi mengatakan bahwa pasokan tersebut sudah mulai proses masuk ke Jakarta. Hanya saja, ia mengakui pasokan tersebut belum masuk secara penuh ke Jakarta.

“Dari permintaan kita 3000 ton per minggu, saat ini suplainya kurang lebih antara 500-750 ton per minggu,” tandasnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Tazkia Royyan Hikmatiar

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads