Penerapan ETLE Disebut Kurangi 50 persen Pelanggaran Lalin

24 Januari 2023, 19:29:39 WIB

JawaPos.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyebutkan bahwa berkat penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Jakarta, pelanggaran lalu lintas mengalami penurunan hingga sekitar 50 persen.

“Pasti kita jawab secara tertulis mengalami penurunan. Cukup lumayan sampai 50 persen,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman kepada wartawan, Selasa (24/1).

Data secara realtime dan lengkapnya, kata Latif akan diinformasikan lebih lanjut dalam keterangan tertulis. “Tapi data dari tahun ke tahun pasti menurun,” tegasnya.

Sementara itu, untuk para pelanggar yang dikirimi surat konfirmasi pelanggaran, ia mengaku bahwa masih ada yang tidak juga memberi konfirmasi ataupun saat dikirimi surat tilang tak membayar surat tilang. Atas hal itu, pihaknya melakukan pemblokiran STNK.

“Ada yang tidak membayar denda, yang tidak membayar denda nanti kita blokir. Pada saat dia membayar pajak, baru ketahuan,” terangnya.

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyebutkan bahwa selama tahun 2022, Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) rerata meng-capture pelanggaran hingga 12 ribu per hari di DKI Jakarta.

“Iya, pakai ETLE itu per harinya. Tapi kami tidak kirim semua (surat konfirmasi tilang elektronik). Per harinya sekitar 800 saja,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman kepada wartawan, Selasa (24/1).

Untuk diketahui, dalam alur penilangan secara elektronik, pihak kepolisian akan melakukan konfirmasi terlebih dahulu ke pada pengendara yang diduga melanggar melalui bukti yang di-capture ETLE. Surat konfirmasi itu sendiri akan langsung dikirimkan ke alamat rumah terduga pelanggar melalui Pos Indonesia. Setelah itu, terduga pelanggar wajib konfirmasi. Jika tidak, STNK terduga pelanggar lalin itu akan diblokir.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Tazkia Royyan Hikmatiar

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads