Paksa Warga Beralih ke Angkutan Umum, PMJ Minta Tarif Parkir Naik

24 Januari 2023, 22:12:57 WIB

JawaPos.com-Dirlantas Polda Metro Jaya (PMJ) Kombes Pol Latif Usman mengusulkan agar tarif parkir di gedung-gedung yang ada di Jakarta dinaikkan dari tarif yang ada saat ini. Hal itu untuk membuat pengendara pribadi beralih ke kendaraan umum.

“Memaksa untuk orang beralih kepada angkutan umum, kalau parkir-parkir ini masih angkanya segitu. Ya sudah (susah),” ujarnya dalam rapat bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta, Selasa (24/1). “Parkir di setiap gedung-gedung pemerintahan ini harus kita ketatkan kembali, harus kita tingkatkan kembali (tarifnya),” sambung Latif.

Ia mengatakan bahwa hal itu perlu dilakukan sebagai upaya memaksa agar warga beralih ke transportasi umum. Sebab, menurutnya tranportasi umum di Jakarta sudah cukup memadai.

“Sebetulnya dari Jakarta ini tidak ketinggalan transportasi dengan luar negeri kalau angkutan. Ini bagaimana tinggal kita memaksa masyarakat menggunakan,” ucap Latif.

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya memperkirakan bahwa indeks kemacetan di Jakarta pada akhir 2022 dan awal 2023 sudah mencapai di atas 50 persen. Angka itu meningkat pasca dicabutnya PPKM.

“Kalau saya boleh melihat situasi, sudah di atas 50 persen kembali. Sehingga pada tahun 2017 kita pernah menempati peringkat kemacetan rangking 4 di dunia. Kemarin 2021 kita di rangking 46 karena pandemi,” ujar Ditlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman, Selasa (24/1).

Ia mengatakan bahwa angka itu disebut memburuk dibandingkan dengan awal kuartal tahun 2022 yang indeks kemacetannya ada di angka 48 persen.

“Tentunya kalau udah di angka 50 persen sudah sangat mengkhawatirkan. Di angka 40 persen Jakarta itu saja sudah tidak aman,” jelas Latif. (*)

Royyan

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Tazkia Royyan Hikmatiar

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads