alexametrics

Jelang Beroperasi, LRT Pastikan Fasilitas Pendukung Siap Digunakan

23 Oktober 2019, 16:33:34 WIB

JawaPos.com – Lintas Rel Terpadu atau dikenal Light Rapid Transit (LRT) Jakarta telah menjalani masa uji publik. Diperkirakan dalam waktu dekat, kereta ringan ini bisa segera dioperasikan komersil secara masif. Sebab, kereta ini sudah memenuhi kelayakan pengangkutan penumpang.

Direktur Proyek LRT Jakarta, Iwan Takwin mengatakan, saat ini pihaknya hanya tinggal menunggu sertifikat operasi dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Setelah itu, LRT Jakarta akan langsung dioperasikan secara komersil.

“Sejauh ini kami tinggal menunggu sertifikat operasi dari Kemenhub. Pengujian sudah dilakukan,” ujar Iwan kepada JawaPos.com, Selasa (22/10).

Kesiapan LRT beroperasi secara komersil juga telah didukung oleh sejumlah fasilitas pendukung. Mulai stasiun kereta, loket tiket, jembatan orang penghubung halte Transjakarta dengan stasiun, dan fasilitas lainnya. “Fasilitas semua sudah siap digunakan,” imbuh Iwan.

Warga ibu kota terlihat antusias saat uji coba publik LRT Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Pemprov DKI juga telah menyiapkan berbagai antisipasi dari potensi gangguan selama LRT beroperasi. Salah satunya penanggulangan apabila terjadi pemadaman listrik total (black out) seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Oh iya antisipasi black out kita siapkan di setiap stasiun dan depo ada backup seperti genset dan UPS (Uninterruptible power supply),” tegas Iwan.

Sebagai informasi, LRT adalah suatu moda layanan transportasi penumpang yang beroperasi di atas rel ringan. Kendati kecepatan rata-ratanya sekitar 50 Km/jam, LRT Jakarta dapat mencapai kecepatan maksimum hingga 90 Km/jam.

Kereta LRT Jakarta merupakan buatan Hyundai Rotem dari Korea Selatan yang memiliki kelebihan, yakni menggunakan sistem articulated bogie. Teknologi yang baru pertama kali diterapkan di Indonesia ini memungkinkan kereta dapat melaju dengan aman dan luwes, mengikuti kontur jalur trek di tikungan tajam.

Selain nyaman dan berstandar internasional, LRT pun dapat menghemat waktu perjalanan. Bila dilanjutkan dengan berjalan kaki melalui skybridge dari Stasiun Velodrome menuju Halte Pemuda Rawamangun, kemudian diteruskan dengan naik bus TransJakarta ke Halte Dukuh Atas, akan memakan waktu sekitar 40 menit. Sehingga apabila diakumulasikan, total waktu perjalanan dengan integrasi LRT Jakarta dan bus Transjakarta dari Kelapa Gading sampai Dukuh Atas berkisar 55-60 menit.

Sejak 11 Juni 2019, LRT Jakarta diuji coba secara gratis melewati enam stasiun, yaitu Pegangsaan Dua, Pulomas, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Equestrian, serta Velodrome. Selanjutnya pada 11 Juni – 13 Oktober 2019, LRT Jakarta telah melayani 798.000 penumpang. LRT beroperasi pukul 06.00-22.00 WIB pada Senin-Jumat dan 07.00-23.00 WIB pada Sabtu-Minggu.

Apabila masyarakat ingin mengetahui info lebih lengkap terkait trayek LRT Jakarta bisa membaca di website: lrtjakarta.co.id

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads