alexametrics

Polisi Kewalahan Mengatur Kepadatan Masyarakat di Pasar Kebayoran Lama

23 Mei 2020, 11:26:14 WIB

JawaPos.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Kebayoran Lama mengakui kewalahan mangatasi kepadatan masyarakat di Pasar Kebayoran Lama, Jumat (22/5) kemarin. Polisi mengakui, semakin mendekati Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah kepadatan di pasar semakin meningkat di tengah penerapan PSBB di Jakarta.

“Semakin semakin mau lebaran semakin meningkat, saya lihat seperti itu,” kata Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Indra Ranudikarta dikonfirmasi, Sabtu (23/5).

Indra mengaku, sejak awal diterapkannya PSBB di Jakarta polisi terus melakukan imbauan agar masyarakat tak memadati Pasar Kebayoran Lama. Namun, jumlah petugas dengan masyarakat yang ada di pasar berbeda jauh, hal ini yang cukup sulit untuk dikendalikan.

“Kita tindak sudah dari awal PSBB diberlakukan, disana kan ada pos pengamanan cuma memang masyarakat bandel juga. Pedagang juga jumlahnya jomplang banget sama petugas kan. Anggota juga terbagi di berbagai pos mungkin salah satu kendalanya itu,” ujar Indra.

Indra menyebut, pihaknya bersama Satpol PP terus berusaha mengatur agar warga tak melanggar PSBB. Namun, disiplin maayarakat untuk menerapkan protokol kesehatan masih dinilai kurang bertanggungjawab. “Cuma kesadaran masyarakat kan susah, kadang dilema juga. Cuma gimana,” jelas Fahri.

Sementara itu, salah seorang warga Fajar Budihartono, 35, mengatakan kepadatan warga di Pasar Kebayoran Lama sudah terjadi sejak siang hari, Jumat (22/5) kemarin. Hal ini lantaran banyak warga yang ingin membeli kebutuhan jelang Hari Raya Idul Fitri. “Ramai banget kemarin di Pasar Kebayoran Lama,” singkat dia kepada JawaPos.com.

Dia pun harus menghabiskan waktu cukup lama untuk berbelanja di Pasar Kebayoran Lama. Pasalnya, kepadatan warga tidak bisa terbendung di pasar itu. “Macet banget disana, apalagi banyak banget motor parkir sembarangan,” tutur dia.

Menurutnya, petugas yang berjaga tidak berdaya dengan padatnya masyarakat yang datang ke Pasar Kebayoran Lama. Protokol kesehatan seperti jaga jarak atau social distancing pun dihiraukan warga.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads