alexametrics

430 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Turun 61 Persen dari Tahun Lalu

23 Mei 2020, 18:38:35 WIB

JawaPos.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyampaikan, pada periode H-7 hingga H-2 Lebaran 2020, atau pada 17 hingga 22 Mei 2020, perseroan mencatat total 430.993 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, arah Barat, dan arah Selatan. “Angka ini turun 61 persen dari lalu lintas (lalin) di periode Lebaran tahun 2019,” kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru dalam keterangannya, Sabtu (23/5).

Dwimawan Heru memaparkan, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 39 persen dari arah Timur, 34 persen dari arah Barat dan 27 persen dari arah Selatan.

Kendaraan meninggalkan Jakarta dari arah timur merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Trans Jawa dan GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

Adapun GT Cikampek Utama 1, dengan jumlah 96.693 kendaraan, turun sebesar 80 persen dari Lebaran tahun 2019. Sedangkan GT Kalihurip Utama 1, dengan jumlah 72.856 kendaraan, turun sebesar 61 persen dari Lebaran tahun 2019.

“Total kendaraan yang melintas menuju arah Timur adalah sebanyak 169.549 kendaraan, turun sebesar 75 persen dari Lebaran tahun 2019,” tuturnya.

Kemudian, lanjutnya, Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang adalah sebesar 146.276 kendaraan, turun sebesar 43 persen dari Lebaran tahun 2019.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Selatan/Lokal melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi adalah sebesar 115.168 kendaraan, turun sebesar 31% dari Lebaran tahun 2019.

“Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020. Selain itu batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah,” tutupnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Edy Pramana

Reporter : Romys Binekasri



Close Ads